Risma Pastikan Pembangunan Tempat Pengelolaan Limbah B3 Dibangun Tahun Ini

oleh
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini dalam acara doa bersama beberapa waktu lalu.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini memastikan akan membangun tempat pengolahan limbah B3 di Surabaya. Menurut Risma, Surabaya sangat membutuhkan lokasi khusus untuk pengelolaan limbah berbahaya tersebut.

“Kita memang pelu memiliki itu, karena ada 400 lebih yang harus dilayani. Bukan hanya rumah sakit tapi klinik juga serta tempat praktik dokter,” ujar Tri Rismaharini usai mengikuti rapat Paripurna di Kantor DPRD Kota Surabaya, Kamis (11/07/2019).

Risma menjelaskan, rencana pembangunan tempat pengelolaan limbah B3 sebenarnya sudah disampaikan ke Kementrian Lingkungan Hidup dan mendapat dukungan. sedangkan kelengkapan lain seperti ijin Analisa dampak lingkungan (Amdal) juga sudah disiapkan.

“Apalagi sekarangkan tempat pembuangan limbah B3 di Jawa Barat sedang bermasalah,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Badan Pembuat Perda (BPP) DPRD Kota Surabaya, Mochammad Machmud, mengatakan kalau pembangunan pengolahan Limbah B3 perlu ada Peraturan Daerah (Perda). Dewan masih melakukan proses pembentukan Panitia Khusus (Pansus) pembahasan raperda itu.

“Diawali dengan rapat paripurna pandangan fraksi, kemudian paripurna jawaban Walikota lalu dibentuklah pansus” jelasnya.

Mahmud menambahkan, kalau pihak Pemkot Surabaya sudah mengirimkan materi rancangan Raperda soal rumah sakit. Namun draff yang dikirim pemerintah kota tersebut baru satu komponen.

“Raperda ini cakupannya luas bukan hanya rumah sakit, tapi tempat industri juga yang selama ini diam-diam membuang limbah ke sungai,” terang politisi dari Partai Demokrat ini.

Rencana pembangunan pengolahan limbah B3 oleh Pemkot Surabaya mendpat dukungan dari kalangan dewan. Menurut Mahmud dengan memiiliki pengolahan limbah B3 sendiri akan mengurangi resiko dampak negatif, mengurangi cost pengeluaran dan juga bisa menjadi pendapatan daerah.

“Saya bersama Pemkot pernah melihat lokasinya di kawasan Romokalisari, memang tempatnya jauh dari pemukiman dan kantor kelurahan yang ada disana akan dipindah nantinya,” pungkasnya. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.