Risma: Peredaran Minuman Beralkohol Tidak Dilarang, Tapi Dikendalikan

oleh
Ilustrasi minuman beralkohol.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya nampaknya memiliki pandangan berbeda terkait Perda no tahun 2016 tentang larangan dan pengendalian minuman beralkohol dengan anggota DPRD. Menurut Wali Kota Tri Rismaharini, perda tersebut hanya mengatur soal pembatasan bukan pelarangan secara total.

Ditemui di ruang kerjanya, Risma menuturkan, beberapa poin yang ada dalam peraturan daerah hanya mengatur pembatasan dengan tujuan tidak ada korban jiwa akibat meminum miras oplosan.

“Tapi kalau secara rinci saya nggak ingat. Nanti akan dicek,” ujar Risma, Rabu (25/4/2018).

Menurut Risma, sangat tidak mungkin melarang secara total peredaran minuman beralkohol di Surabaya. Mengingat status Surabaya yang kini telah menjadi kota internasional.

“Kalau melarang total ya tidak. Masih bisa dijual di beberapa tempat khusus,” tegasnya.

Terkait pengendalian minuman beralkohol di Surabaya, Risma menyebut bisa mencontoh seperti di negara Malaysia. Meski penduduknya mayoritas beragama muslim, tapi sampai sekarang tidak ada masalah.

“Asal pengaturannya bagus nggak ada masalah. Malaysia pun negara muslim, tapi ya mereka ada dan di kontrol,” jelas wali kota perempuan pertama di Surabaya ini.

Sebelumnya, beberapa anggota DPRD Kota Surabaya seperti Ketua Komisi B Mazlan Mansur serta Sekretaris Komisi B Edi Rachmat mendesak agar Perda nomor 6 tahun 2016 segera diundangkan oleh Pemkot Surabaya. Menurut keduanya, dalam aturan itu nantinya Surabaya akan bersih total dari peredaran minuman beralkohol.

Terkait dengan sektor pariwisata, Mazlan Mansur beranggapan bahwa pelarangan minuman beralkohol tidak akan memiliki dampak terhadap kunjungan wisatawan manca negara ke Kota Surabaya.

“Karena mereka ini justru akan menghormati peraturan dari negara yang dikunjungi. Disuruh berpakaian sopan pun mereka mau. Jadi nggak akan ada pengaruhnya,” ujar Mazlan waktu itu. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *