Risma Terima Penghargaan dari Kerajaan Belanda

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini saat menerima penghargaan

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini saat menerima penghargaan Institute for Housing and Urban Development Studies (IHS) Alumni Internasional.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Walikota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) menerima penghargaan Institute for Housing and Urban Development Studies (IHS) Alumni International.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Utusan Khusus Perwakilan Kerajaan Belanda Henk Ovink di sela-sela rangkaian forum Habitat III di Quito, Ekuador, Senin (17/10).

IHS Alumni International Awards diberikan kepada para ‘jebolan’ IHS yang dinilai berprestasi dan mampu membawa perubahan positif di lingkup tempat kerjanya. Tahun ini, Risma dinobatkan menjadi pemenang utama IHS Alumni Internasional Awards.

Awalnya, Risma tampak sumringah menerima penghargaan tersebut. Namun, saat diberi kesempatan menyampaikan sepatah-dua kata, raut wajah orang nomor satu di Pemkot Surabaya itu mulai berubah. Tetes air mata haru mulai membasahi pipi Risma.

Dia terkenang perjuangannya saat menempuh pendidikan jurusan Urban Development di IHS, Rotterdam, Belanda hingga menjadi Walikota Surabaya.

“Perjuangan menjadi walikota tidak mudah. Banyak hambatan dan tanggung jawab yang harus dipikul sangat berat,” ujarnya dengan nada bergetar.

Tak terkecuali, lanjut dia, saat menggagas e-procurement atau sistem lelang berbasis elektronik dan sistem e-government untuk mempermudah kinerja manajemen pemerintahan. Saat itu, Risma merasakan tekanan sangat berat.

Bahkan, dia sempat mengalami intimidasi dan ancaman-ancaman pembunuhan yang dialamatkan kepada keluarganya.

Namun, seiring berjalannya waktu, sistem yang digagas dengan penuh perjuangan itu terbukti membawa manfaat riil bagi pemkot. Dengan sistem elektronik, pemkot mampu menekan angka pengeluaran sehingga anggaran pun dapat dimanfaatkan secara efektif dan efisien.

Suasana haru berubah menjadi ceria manakala Risma menceritakan kenangan-kenangan semasa menimba ilmu di IHS pada 1996. Saking tingginya minat mantan Kepala Bappeko itu akan dunia manajemen perkotaan, dia sampai mengisi setiap waktu luangnya dengan hal-hal yang berbau tata kota.

“Saat itu konsentrasi saya hanya pada pengelolaan suatu kota. Sampai-sampai, di waktu senggang saya bermain game Sims City (permainan membangun kota,red). Jadi, saya tetap belajar dan berlatih tentang tata kota melalui game itu,” ungkap Risma disambut senyum dan tawa para undangan.

Utusan Khusus Perwakilan Kerajaan Belanda Henk Ovink mengatakan, Walikota Tri Rismaharini memang layak menyandang pemenang IHS Alumni International Awards 2016 karena dipandang mampu menyeimbangkan antara pikiran dan hati.

“Artinya, yang dipikirkan bukan hanya pembangunan fisik saja, tapi juga perhatian sangat besar pada sisi manusianya,” tuturnya. (bmb/gbi)

Tags: