Rizieq Tersangka Kasus Pelecehan Pancasila

No comment 193 views

Terbelit Kasus: Imam besar FPI, M Rizieq Shihab ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jawa Barat dengan tuduhan pasal penodaan Pancasila dan pencemaran nama baik.

GLOBALINDO.CO, BANDUNG – Pimpinan Frnt Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab akhirnya tersandung. Polda Jawa Barat menetapkan Rizieq sebagai tersangka kasus dugaan penodaan Pancasila.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan penyidik meminta keterangan 18 saksi dalam gelar perkara ketiga, Senin 30 Januari. Penetapan status pun dilengkapi dengan sejumlah alat bukti.

“Saksi-saksi ini, yaitu orang – orang yang berada di lokasi kejadian, saksi yang melaporkan juga saksi ahli seperti ahli bahasa, pidana, falsafah dan sejarah. Semuanya sudah kita periksa, dan memenuhi unsur,” kata Yusri di Mapolda Bandung, Senin (30/1).

Selain itu, Rizieq disangkakan melanggar Pasal 154 a KUHP tentang Penodaan terhadap Lambang Negara dan Pasal 320 KUHP tentang Pencemaran terhadap Orang yang Sudah Meninggal yakni Presiden pertama RI, Soekarno.

“Perkara penistaan Pancasila dan pencemaran proklamator ini seluruhnya sudah masuk unsur dan alat bukti yang cukup,” tutur Yusri.

Penetapan status tersangka terkait dengan laporan yang disampaikan putri Proklamator, Sukmawati Soekarnoputri ke Mabes Polri beberapa waktu lalu. Kemudian Mabes Polri melimpahkan penyelidikan kasus ke Mapolda Jabar.

“Bukti lain seperti film (video) sesuai dengan laporan Sukmawati sudah diperiksa oleh puslabfor dan itu asli,” tandasnya.

Kasus yang menjerat Rizieq merupakan buntut dari pelaporan Sukmawati Soekarnoputri. Ketua Partai Nasional Indonesia (PNI) Marhaenisme tersebut menganggap Rizieq melakukan penodaan terhadap lambang dan dasar negara Pancasila serta menghina kehormatan martabat Sukarno selaku proklamator kemerdekaan Indonesia dan presiden pertama Indonesia.

Bareskrim Mabes Polri semula menerima laporan Sukmawati, lalu melimpahkan perkara tersebut kepada Polda Jabar. Alasannya, tempat kejadian atau area ceramah Rizieq yang dianggap melecehkan Pancasila ini berlokasi di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, atau masuk wilayah hukum Polda Jabar. (met/gbi)