Ruangan Pelayanan Darah Kosong Saat Pasien Butuh Darah untuk Operasi, RSUD Dr Soetomo Dikeluhkan

oleh
Ruangan bank darah tanpa petugas saat pasien butuh darah untuk operasi
Ruangan bank darah tanpa petugas saat pasien butuh darah untuk operasi

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Entah sudah berapa banyak pemberitaan mengenai pelayanan rumah sakit yang dinilai buruk oleh para pasien atau keluarga pasien.

Berbagai macam keluhan yang sering disampaikan oleh masyarakat akan buruknya pelayanan di beberapa rumah sakit sering kira jumpai, baik melalui media masa, dari mulut ke mulut atau belakangan ini sering dibagikan melalui media sosial.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo nama baiknya tercoreng oleh postingan akun facebook bernama Gretta Sukma Kusuma pada Kamis, 15 Februari 2018.

Tulisan yang diposting pada pukul 16.59 WIB ini hingga Jumat (16/2/2018) pukul 03.00 WIB, telah mendapatkan 2.377 komentar dan 2.424 dibagikan.

Dalam postingannya, Gretta menuliskan pengalamannya saat anggota keluarganya mendapatkan penanganan intensif di rumah sakit milik Pemerintah Daerah tersebut.

“Ini yang saya alami hari ini. Inilah sikap dan perilaku petugas bank darah yang ada di RS. Dr. Soetomo Surabaya, ketika pasien membutuhkan bag darah untuk keperluan operasi, petugasnya malah tidak ada ditempat alias kosong, sementara dokter bedah (jantung) meminta kepada keluarga pasien untuk secepatnya mengambil darah untuk keperluan operasi yang saat itu sedang berlangsung,” demikian tulis Gretta di akun facebook-nya.

Tanpa beban, petugas ini menyalahkan keluarga pasien

Masih dalam postingan yang sama, Gretta lantas bertanya, “apakah mereka (petugas bank darah) tidak berpikiran andaikata pasien yang sangat membutuhkan darah tadi meninggal dunia adalah bagian dari keluarga dari mereka, siapa yang akan mereka salahkan?”

“Mohon kepada kepala rumah sakit Dr. Soetomo agar lebih memperhatikan pelayanan kepada masyàrakat dengan melakukan pengawasan yang ketat terhadap jajarannya, dengan sedikit upaya untuk lebih menertibkan jajaran saudara, maka itu sama artinya saudara telah berbuat kebajikan yang tanpa saudara sadari,” lanjut Gretta melalui tulisannya.

Di akhir kalimatnya, Gretta mengaku bahwa tulisannya ini adalah bagian pengawasan sekaligus kepedulian masyarakat atas pelayanan yang dilakukan oleh RS. Pemerintah.

Gretta tidak hanya menuliskan kejadian yang dialaminya, tetapi disertai juga video dan foto. Dalam video yang diunggah itu, tampak beberapa wanita diduga petugas bank darah RSUD Dr Soetomo merasa tak terima dengan aduan yang disampaikan Gretta. Dengan nada tinggi sambil duduk, petugas tersebut tak mau disalahkan.

Padahal, dalam dialog di video itu, Gretta terus menyebut jika petugasnya tidak ada di ruangan, dan dia sudah mendaftar sesuai aturan. (jun/boy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *