Saipul Jamil Hanya Dituntut 7 Tahun, Kuasa Hukum Korban Legowo

Pedangdut Saipul Jamil terisak mendengar tuntutan 7 tahun penjara yang dikenakan jaksa terhadapnya.

Pedangdut Saipul Jamil terisak mendengar tuntutan 7 tahun penjara yang dikenakan jaksa terhadapnya.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Artis dangdut Saipul Jamil mendapat tuntutan cukup ringan. Jaksa penuntut umum menuntut Saipul tujuh tahun kurungan penjara dalam kasus pelecehan seksual terhadap sesama jenis.

Tuntutan tujuh tahun penjara lebih rendah dari maksimal hukuman yang bisa diberikan kepada Saipul Jamil. Sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Anak, Saipul Jamil yang terjerat pasal 82 ini bisa mendapat tuntutan maksimal hingga 15 tahun penjara.

Meski JPU tidak menuntut Saipul Jamil dengan hukuman maksimal, kuasa hukum korban DS tetap menerimanya.

“Kami menilai dari pengacara korban masih masuk batas antara lima sampai 15 tahun. Minimal lima tahun, maksimal 15 tahun. Ketika jaksa menuntut tujuh tahun, yah kami masih bisa menerima,” ucap Osner Johnson Sianipar, kuasa hukum DS di PN Jakarta Utara, Selasa (7/6).

Sikap ini diambil kuasa hukum DS karena tuntutan yang diberikan oleh JPU masih di atas batas minimum tuntutan yang harus diberikan kepada terdakwa.

“Saya tetap menyerahkan yang terbaik. Walaupun publik mengatakan kurang puas, kami selaku pengacara bisa menerima karena dalam koridor batas hukuman lima sampai 15 tahun. Ini kan dikenakan pasal UU Perlindungan Anak. Cuma kami belum dengar, tuntutan itu ada nanti dendanya,” kata Osner.

Osner berharap Saipul Jamil mendekam dalam penjara lebih dari lima tahun. Setidaknya, Saipul Jamil harus tetap berada di dalam koridor batas hukuman.

“Kalau lima sampai 15 tahun, putusan hakim itu pastilah di atas lima tahun juga. Tidak mungkin di bawah lima tahun. Kalau di bawah lima tahun, otomatis jaksa harus banding. Diminta atau tidak, harus banding. Aturannya begitu,” pungkas Osner. (lpn/gbi)