Saksikan Wisuda Taruna AKTP, Risma Mengaku Bangga

oleh
Para penerima beasiswa Pemkot Surabaya yang akan diwisuda di AKTP.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Program bantuan beasiswa penerbangan di bidang pendidikan aircraft, structure dan maintenace yang digagas oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu, mulai terlihat hasilnya.

Beberapa anak Surabaya yang diterima di Akadami Teknik dan Keselamatan Penerbangan (ATKP) Surabaya, diwisuda hari ini, Kamis (24/5/2018). Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengaku gembira sekaligus bangga, ada beberapa anak muda asal Surabaya yang mampu mencapai pendidikan tinggi.

“Kami bangga dengan kalian. Saya ucapkan selamat berkarier dan jangan lupakan asal mula kalian. Saya juga sampaikan terima kasih kepada ATKP Surabaya yang telah berkenan membina anak-anak kami di Surabaya,” kata Risma dalam sambutannya.

Risma menjelaskan, beasiswa yang diberikan merupakan upaya Pemkot Surabaya dalam rangka memutus garis kemiskinan struktural di Kota Surabaya. Melalui cara ini, Pemkot ingin menepis anggapan bahwa anaknya orang miskin pasti akan miskin.

“Nah, dengan cara ini kemiskinan struktural itu kita coba pangkas,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Risma juga meminta kepada para wisudawan yang baru lulus itu untuk selalu memegang teguh kepercayaan dari orang lain. Sebab, sekali kepercayaan itu diingkari, maka habislah sebagai manusia.

“Pegang teguhlah komitmen, kalian adalah arek-arek Suroboyo dan anak-anaknya para pejuang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, Supomo mengatakan ada 24 anak Surabaya yang ikut diwisuda dalam wisuda taruna AKTP. Beberapa dari mereka merupakan hasil seleksi Dinsos Kota Surabaya yang sebelumnya melakukan seleksi di beberapa sekolah di Surabaya.

“Kami akan terus berupaya untuk memberikan bantuan beasiswa kepada anak-anak berprestasi di Surabaya yang berasal dari keluarga kurang mampu,” ujar Supomo.

Supomo menambahkan, dengan diwisudanya 24 orang itu, maka total yang sudah masuk ke GMF sebanyak 48 orang. Jumlah itu akan terus bertambah karena Pemkot terus berusaha menjalin komunikasi dengan Garuda. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *