Satu Korban Kericuhan Suporter di Malang Meninggal Dunia

oleh
Armenia saat turun ke lapangan dalam pertandingan antara Arema FC dengan Persib Bandung.

GLOBALINDO.CO, MALANG – Seorang Aremania bernama Dimas Duha Romli, dipastikan meninggal dunia setelah menjadi korban dalam kericuhan yang terjadi saat pertandingan antara Arema FC dan Persib Bandung. Dimas Duha Romli meninggal setelah menjalani perawatan medis.

Kabar meninggalnya Dimas diterima manajemen Arema FC pada Rabu (18/04) sore. Menurut manajemen Arema, meninggalnya korban diduga akibat sesak napas.

“Manajemen sangat berduka dengan adanya kejadian ini. Semoga amal ibadah almarhum diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan tetap tabah,” ujar Media Officer Arema FC, Sudarmaji.

Menurut Sudarmaji, kericuhan suporter merupakan kejadian yang sama-sama tidak diharapkan. Manajemen juga telah berupaya sekuat mungkin membantu penanganan korban.

“Kami langsung bertindak cepat dan meminta agar korban ditangani secara maksimal. Namun, takdir berkata lain, Dimas harus meninggal dunia,” tuturnya.

Lebih lanjut, Sudarmaji mengungkap kronologi meninggalnya Dimas berdasar versi keluarga. Usai pertandingan, papar Sudarmaji, korban sempat pulang ke rumahnya. Kemudian, Senin (16/04), korban mengeluh sesak napas. Oleh keluarga, ia dibawa ke salah satu rumah sakit swasta di Kota Malang.

“Namun, kondisinya makin menurun hingga kritis. Akhirnya, ia dirujuk ke RSSA,” paparnya.

Lebih lanjut, Sudarmaji berharap agar korban-korban kericuhan yang belum terdata bisa segera melapor. Hal tersebut, sambung pria asal Banyuwangi ini, agar korban bisa lebih cepat ditangani.

“Manajemen Arema berjanji untuk menanggung semua biaya perawatan korban sampai benar-benar pulih,” tandasnya. (bol/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *