SBY dan AHY Terjun Jadi Jurkam Khofifah-Emil

oleh
Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) didampingi istrinya, Ani Yudhoyono (tengah) bersama Cagub Jatim Khofifah Indar Parawansa (kanan).

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono dan putranya yang menjadi Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan melakukan serangan darat untuk memenangkan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak. Mereka akan menjadi juru kampanye akbar di alun-alun Jombang, Minggu (1/4).

Partai Demokrat menargetkan, turun tangan SBY dan AHY bisa mendongkrak sedikitnya 7 persen suara Khofifah-Emil hingga menembus perolehan 49 persen saat pencoblosan. Karena itu, ayah dan anak ini akan safari ke 21 kabupaten/kota untuk pemenangan Pilgub Jatim.

“Target kami setelah Pak SBY dan AHY pulang nanti elektabilitas Khofifah-Emil akan naik tujuh persen, pada kisaran 49 persen,” kata Sekretaris DPD Demokrat Jatim, Renville Antonio, di Surabaya, Kamis (29/3).

Menurut Renville, setelah gelaran kampanye akbar, SBY dan AHY akan berpisah untuk keliling kabupaten/Kota di Jatim. Dalam agendanya, mereka akan menyapa masyarakat agar memilih Khofifah-Emil di Pilgub Jatim.

“Tanggal 3 nanti SBY ke Lamongan terus disusul ke Ngawi, kalau mas AHY ke Probolinggo, Lumajang, Bondowoso, Jember dan Banyuwangi,” tegasnya.

Pada Pilgub Jatim 2018, Partai Demokrat berkoalisi dengan Golkar, Nasdem, PPP, Hanura, dan PKPI untuk mengusung Khofifah-Emil.

Renville mengatakan, partainya memang tidak ingin setengah hati dalam mendukung Khofifah-Emil. Setelah diputuskan, lanjut Renville, kader di daerah akan solid untuk memenangkan kandidat yang diusung Partai Demokrat.

“Jadi kita memang tidak ingin setengah hati, supaya masyarakat tahu bahwa kami all out mendukung Khofifah-Emil,” ujarnya.

Ia menjelaskan,  pihaknya ingin agar Gubernur Jatim pengganti Soekarwo mendatang memang berasal dari kandidat yang diusung Demokrat. Menurut dia, Khofifah punya kemampuan untuk meneruskan kepemimpinan Pakde Karwo di Jatim.

“Kami ingin Partai Demokrat nanti tetap punya Gubernur Jatim,” cetus Wakil Ketua Komisi C DPRD Jatim ini. (aco/gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *