SBY Dapat ‘Hadiah’ Rumah Rp 300 M, Temui Wapres untuk Terima Kasih?

Inilah rumah mewah nan megah di Jalan Mega Kuningan Timur VII, Jakarta Selatan yang dihadiahkan negara kepada Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono. Berdiri di atas lahan 4.00 meter persegi dengan luas bangunan 700 meter persegi, rumah ini ditaksir seharga Rp 300 miliar.

Megah: Inilah rumah mewah nan megah di Jalan Mega Kuningan Timur VII, Jakarta Selatan yang dihadiahkan negara kepada Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono. Berdiri di atas lahan 4.00 meter persegi dengan luas bangunan 700 meter persegi, rumah ini ditaksir seharga Rp 300 miliar.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Beragam isu mengiringi agenda safari politik Ketum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono ke Kantor Menkopolhukam, Wirantodan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Selasa (1/11). Selain soal demonstrasi besar,4 November 2016, pertemuan SBY dengan Menkopolhukam dan Wapres dikaitkan dengan rumah baru ditaksir seharga Rp 300 miliar yang diberikan negara kepada mantan Presiden RI keenam itu.

Pemerintah atas nama negara memberikan rumah di Jalan Mega Kuningan Timur VII, Jakarta Selatan dan tepat di belakang Keduataan Besar Qatar kepada SBY sebagai hadiah atas jasanya menjabat Presiden RI selama dua periode (2004 sampai 2014). Wajar saja jika hal ini memunculkan spekulasi bahwa langkah SBY menemui Wapres JK untuk menyampaikan terima kasih kepada pemerintah atas penghargaan melimpah itu. (Baca: Setelah Wiranto, SBY Temui Wapres Kalla Malam Ini).

“Luas tanahnya 4.000 meter persegi? Nggak salah itu? Ya kalau dihitung dengan harga tanah sekarang di sana paling murah per meter perseginya Rp 75 juta. Dikali 4.000 ya sekitar Rp 300 miliar berarti,” kata Prinsipal Li Realty Ali Hanafia, Selasa (1/11).

Dari segi harga bangunannya, rumah seluas 700 meter persegi ini memiliki nilai tak kurang dari Rp 10 miliar. “Kalau luas rumahnya memang 700 meter persegi luar biasa ini karena untuk rumah di kawasan tersebut per meternya dihargai Rp 15 juta. Jadi sekitar Rp 10,5 miliar,” jelas Ali.

Rumah tersebut terdiri dari dua lantai. Di bagian tengah halaman depan rumah tertancap satu tiang bendera dan di bagian kiri gerbang terdapat satu pos penjagaan.

Bagian belakang rumah SBY, hadiah dari negara yang terlihat luas dan asri  serta fasilitas di dalamnya dilengkapi lift.

Mewah: Bagian belakang rumah SBY, hadiah dari negara yang terlihat luas dan asri serta fasilitas di dalamnya dilengkapi lift.

Arsitektur bangunannya bergaya modern kontemporer, jika dilihat dari desain bagian luarnya yang praktis dan fungsional namun terkesan mewah.

Temboknya dicat dengan perpaduan warna putih dan abu-abu. Sebagian bangunan dilapisi dengan marmer, sebagiannya lagi menggunakan kayu. Pintu dan jendelanya berukuran besar.

Dasar dari pemberian rumah itu adalah Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1978 tentang Hak Keuangan/Administratif Presiden dan Wakil Presiden. Selain itu, ada pula Peraturan Presiden Nomor 52 Tahun 2014 tentang Pengadaan dan Standar Rumah bagi Mantan Presiden dan atau Mantan Wakil Presiden.