SBY Keluarkan SK untuk Khofifah-Emil

No comment 33 views

Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak memamerkan SK pencalonan sebagai pasangan Cagub-Cawagub Jatim 2018 dari Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua DPD PD Jatim Soekarwo.

 

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Calon Gubernur Jawa Timur 2018, Khofifah Indar Parawansa dipastikan akan menggandeng Bupati Trenggalek Emil Dardak sebagai cawagubnya. Kepastian itu mengemuka Susilo Bambang Yudhoyono selaku Ketua Umum PD memberikan langsung SK pencalonan partainya kepada Khofifah-Emil.

SK untuk Khofifah-Emil dibenarkan Sekjen PD Hinca Panjaitan. SK tersebut diberikan langsung oleh SBY didampingi Ketua DPD PD Jatim, Soekarwo kepada Khofifah-Emil di Kantor DPP.

“Benar,” kata HincaSelasa (21/11).

Foto Khofifah dan Emil sedang memamerkan map putih berlambang bintang mercy (logo PD) berisi SK Partai Demokrat tersebar di kalangan awak media. Dalam foto itu juga ada SBY dan Soekarwo.

Walau kabar turunnya rekom sudah tersebar, Hinca belum bisa memastikan kapan  partainya akan mendeklarasikan dan mengumumkan pencalonan pasangan Khofifah–Emil. Menurutnyal hal ini dilakukan agar masyarakat bisa bersabar dan menunggu waktu yang tepat.

“Tunggu saja waktunya, sabar ya,” kata Hinca.

Keputusan final rekom ini dipastikan akan memuluskan langkah Khofifah-Emil  meraih SK pencalonan  dari sejumlah parpol lain yang sebelumnya sudah menyatakan dukungan untuk pasangan ini. Sebut saja Partai Golkar yang hanya menunggu waktu untuk mengumumkan SK rekomendasinya.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham mengatakan rekomendasi itu merujuk pada hasil survei, namun dia tak merinci lembaga survei terkait. Bahkan Golkar sudah jauh hari menyodorkan nama Emil sebagai pendamping Khofifah.,

“Kami merekomendasikan, kalau melihat hasil survei yang terakhir dirilis, Emil Dardak itu 22 persen, sementara yang lain ada di bawah,” kata Idrus di kantor Dewan Pengurus Pusat Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Minggu (19/11) lalu.

Idrus menyampaikan, angka tersebut menunjukkan keinginan rakyat Jawa Timur. Dia berpendapat, Khofifah harus mengikuti keinginan dan aspirasi tersebut jika ingin memenangkan kontestasi. “Saya katakan begini, kita mengikuti rakyat saja. Maunya rakyat itu kok,” ujarnya.

Idrus juga sebelumnya telah mengusulkan agar Emil benar-benar dipertimbangkan untuk menjadi cawagub Khofifah. Pertimbangan itu didasarkan pada teritorial dan komposisi segmentasi.

Khofifah-Emil pose bersama Ketum PD Susillo Bambang Yudhoyono dan Ketua DPD Jatim Soekarwo beserta sejumlah kiai tim perumus cawagub.

Khofifah mengatakan Emil Dardak terpilih sebagai cawagubnya setelah melewati serangkaian proses seleksi dari tim perumus yang kemudian disodorkan kepada partai pengusung.

Pasangan ini akan menjadi penantang pasangan Saifullah Yusuf dan Muhammad Azwar Anas yang telah dideklarasikan pada Oktober lalu dan diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa. Adapun Khofifah dan Emil akan diusung oleh koalisi Partai Demokrat, Partai NasDem, Partai Golkar, Partai Hanura dan Partai Persatuan Pembangunan.

Emil dinilai populer di daerah Mataraman dan dapat menarik pemilih muda. Suami artis Arumi Bachsin ini menjadi Bupati Trenggalek diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Dalam sejumlah kesempatan, PDIP menyatakan tak sepakat Emil digandeng partai lain. (tpi/bmb)