SCN Optimis Mampu Majukan Industri Kreatif di Surabaya

oleh
Kepala Bappeko Surabaya, Eri Cahyadi (kiri) didampingi anggota dewan pengarah Indonesia Creative Network, Yuwono (tengah) serta Legalisator SCN, Hafsoh Mubarak. 

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Surabaya Creative Network (SCN) terus berbenah dalam upayanya memajukan industri kreatif di kota pahlawan. Salah satunya dengan menggandeng Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya.

Ditemui di sela-sela acara halal bihalal Legalisator SCN, Hafsoh Mubarak, menuturkan jika Surabaya Creative Network bukanlah suatu komunitas. Lebih dari itu SCN merupakan wadah antar komunitas pelaku industri kreatif.

“Ibaratnya SCN ini menjahit komunitas-komunitas yang ada,” ujar Hafsoh Mubarak, Kamis (20/6/2019).

Hafsoh menjelaskan, SCN memiliki konsep yang matang dalam mengembangkan industri kreatif di Surabaya. “Lewat SCN kita akan tahu mau di bawah kemana arah industri kreatif dan kota ini,” imbuhnya.

Menurut dia, Surabaya Creative Network hadir untuk mengajak bersama-sama pelaku industri kreatif maju dan berkembang. Tidak mengherankan jika SCN kemudian merangkul seluruh komunitas kreatif yang ada di kota ini.

“Kalau maju bersama kan enak. Sedangkan kalau sendiri pasti tidak enak,” tegasnya.

Sementara Kepala Bappeko Surabaya, Eri Cahyadi berharap para pelaku industri kreatif di kota pahlawan tidak hanya sebagai penonton. Mengingat pemerintah kota selama ini sudah banyak memberikan fasilitas.

“Contohnya satu atap yang ada di Siola. Ternyata di luar sana masih banyak,” jelas Eri Cahyadi.

Menurut Eri, pihaknya sebenarnya menunggu apa yang bisa dikolaborasikan dari para pelaku industri kreatif dengan pemerintah kota. Dari sana diharapkan bisa menghasilkan suatu karya yang lebih dahsyat.

“Jadi teman-teman apa butuhnya kita fasilitasi,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Eri juga berpesan agar SCN bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi kalangan muda di Surabaya. Oleh karena itu, dirinya ingin tahu apa yang diinginkan SCN sehingga pemerintah kota bisa membantu bahkan terjun di dalamnya.

“Goverment itu penting sebagai fasilitator. Kita akan support di sana, tapi kita juga ingin tahu apa yang kalian butuhkan sehingga bisa berkembang,” ujarnya.

Anggota dewan pengarah Indonesia Creative Network, Yuwono menambahkan jika potensi industri kreatif di Indonesia sangat besar. Bahkan ke depan industri kreatif diharapkan menjadi tulang punggung bagi perekonomian nasional.

“Para milenial di Surabaya harus memanfaatkan kesempatan itu dengan sebaiknya baiknya,” pesan Yuwono. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.