Sebarkan Ujaran Kebencian, Anggota FPI Dihukum 7 Bulan

oleh
Anggota FPI, M Faisal Arifin divonis 7 bulan penjara karena terbukti menyebarkan ujaran kebencian melalui media sosial.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Majelis Hakim menjatuhkan hukuman selama tujuh bulan kepada anggota FPI, M Faisal Arifin dalam sidang perkara ujaran kebencian yang digelar di Pengadilan Negeri Surabaya. Kamis (19/7). Terdakwa dinyatakan terbukti telah melakukan perbuatan melanggar hukum dengan cara menyebarkan ujaran kebencian.

Majelis hakim yang dipimpin Sigit Sutriono menilai perbuatan terdakwa dikhawatirkan bisa menimbulkan dampak negatif. Putusan tersebut sesuai pasal 45 jo 28 UU No 19/2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Terdakwa M. Faisal Arifin terbukti secara sah dan menyakinkan  telah melakukan penyebaran informasi di media sosial yang menimbulkan kebencian pada masyarkat,” ujar Ketua Majelis Hakim Sigit Sutriono dalam pembacaan amar putusannya.

Atas vonis ini baik terdakwa maupun pihak JPU menyatakan pikir-pikir.

Sementara terdakwa melalui kuasa hukumnya, Andry Ermawan dan kawan-kawan mengaku kecewa atas vonis hakim tersebut. Ia berdalih jika putusan terdakwa kurang memenuhi rasa keadilan.

“Pembelaan yang kita ajukan tidak dipertimbangkan majlis hakim, sudah jelas bahwa yang bertanggung jawab adalah pemilik akun bukan terdakwa, akan tetapi kita tetap menghormati putusan majlis hakim,” ujar Andry

Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Machfud Effendi SH mengajukan tuntutan pidana penjara selama satu tahun pada terdakwa. Tuntutan tersebut sesuai Pasal 45 jo 28 UU No 19/2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Dalam tuntutan juga dipertimbangkan hal yang memberatkan yakni perbuatan terdakwa bisa meresahkan masyarakat, sedangkan yang meringankan terdakwa sopan, menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulang perbuatannya serta ada tanggungan keluarga.

Dari penyebaran informasi ini, M Faisal yang tinggal di Bulak Jaya 2, Semampir, Surabaya, dijerat pasal berlapis dari UU No 19/2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). (ady)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *