Sehari, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris di Empat Lokasi

oleh
Densus Antiteror 88 Polri menggeledah rumah terduga teroris Hendrasti Wijanarko di Desa Bangunasri, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Selasa (24/10).
Densus Antiteror 88 Polri menggeledah rumah terduga teroris Hendrasti Wijanarko di Desa Bangunasri, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Selasa (24/10).

 

GLOBALINDO.CO, PONOROGO – Dalam sehari, Detasemen Khusus Antiteror 88 Polri meringkus delapan terduga teroris di empat lokasi. Densus menangkap seorang terduga teroris MK (33) di Ponpes Pagersari, Kendal, Jateng , Hendrasti Wijanarko di Desa Bangunasri, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, serta Bakri alias Bakri Baroncong alias Aslam alias Pak Nur di Luwu Timur juga lima orang lain di Pekanbaru, Riau pada Selasa (24/10).

“Selain mengamankan seorang terduga teroris bernama Hendrasti Wijanarko (32), tim juga menggeledah rumahnya,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Jatim, Komisaris Besar Frans Barung Mangera.

Hendrasti ditangkap di Jalan Raya Ponorogo-Pacitan sekitar pukul 11.25 WIB. Usai ditangkap, tim menggeledah kediaman Hendrasti di Dukuh Bangunsari.

Dalam pengerebekan itu, Densus mengamankan sejumlah barang  bukti dompet, ponsel, sepeda motor, komputer, dan printer. Untuk kepentingan penyidikan, terduga teroris diamankan di Makoden C Satbrimobda Jatim di Kota Madiun.

Sebelumnya diberitakan, Densus menangkap MK (33), warga Sukorejo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. MK ditangkap di sebuah pondok pesantren di Desa Pagersari, Kecamatan Patean, Kendal. (Baca: Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Pesantren Pagersari Kendal).

Adapun Bakri ditangkap karena terlibat pengeboman Gubernur Sulawesi Selatan Yasin Limpo pada 2012 lalu. Selain Bakri, Densus 88 juga membekuk lima terduga teroris di Pekanbaru, Riau.

Yang pertama dibekuk adalah Yoyok Handoko alias Abu Zaid pada pukul 06:00 WIB tadi. Lelaki kelahiran Jakarta, 9 Juli 1975, yang beralamat di Jl. Mangga Besar 3 No. 91 RT.02 RW. 18 Kelurahan Tangkerang Timur Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Riau ini dibekuk di Indomaret, jalan Bukit Barisan Pekanbaru.

”Dia merupakan salah satu yang ikut dalam iddad (persiapan perang) di Bukit Gema, Kampar, Riau. Mengikuti pelatihan menembak di Jambi dan merencanakan aksi teror dengan sasaran kantor polisi di Pekanbaru,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Rikwanto Selasa.

Pada pukul 07:15 giliran Wawan alias Abu Afif yang dibekuk. Pelaku yang beralamat di Perumahan Pandau Permai Jl. Giam XII RT.03 RW.15 Desa Pandau Jaya Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau ini ditangkap di Jalan Kopkar Raya, Perumahan Pandau Permai.

”Pelaku adalah amir Jamaah Anshar Daulah (JAD) Pekanbaru. Dia memimpin baiat pada iddad di Bukit Gema, memotivasi jaringan untuk amaliyah di kantor polisi, dan mengetahui adanya pelatihan membuat bom dan pelatihan menembak di Jambi,” sambung Rikwanto. (kc/ady)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *