Sekjen DPP PDI-P Isyaratkan Usung Risma dalam Pilgub Jatim

oleh
Sekjen DPP PDI-P Hasto Kristiyanto.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Peluang Walikota Surabaya, Tri Rismaharini diusung dalam Pilgub Jatim ternyata masih terbuka. Kepastian itu disampaikan oleh Sekjen DPP PDI-P Hasto Kristiyanto, usai menggelar pertemuan tertutup di kediaman walikota, Senin (9/10/2017).

Hasto menegaskan, meski tidak pernah mendaftarkan diri, peluang Risma sebagai petugas partai untuk dicalonkan tidak akan hilang. Pencalonan itu bisa berangkat dari rakyat, politik dan pemerintahan.

“Meski tidak pernah mencalonkan diri, pencalonan bisa saja berasal dari unsur pemerintah,” ujar Hasto Kristiyanto.

Menurut Hasto, DPP PDI-P berhak mencalonkan kadernya yang dinilai potensial. Dalam pandangan PDI-P Risma memenuhi kriteria tersebut karena banyak prestasi yang diraihnya selama memimpin Surabaya.

Meski tidak memberikan jawaban yang pasti saat ditanya apakah Risma akan tampil di Pilgub Jatim, Hasto menggaris bawahi tidak ada yang tidak mungkin dalam politik.

“Politik itu dinamis. Bisa saja mendadak. Pak Jokowi dulu juga mendadak kok. Saya lihat bu Risma ini sosok berprestasi,” imbuhnya.

Sinyal itu semakin kuat ketika Hasto tidak mempermasalahkan keberadaan Risma saat pengumuman Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim yang akan diusung PDI-P. Seperti diketahui, pada saat pengumuman pada hari Minggu nanti, Risma masih berada di Tokyo, Jepang.

“Kalau pada saat pengumuman calon cagub dan wagub Jatim bu Risma berada di Tokyo Jepang, tidak ada masalah sebab kami bisa berkomunikasi melalui teleconference,” jelas Hasto.

Diberitakan sebelumnya, jelang pengumuman Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, yang digelar Minggu (15/10/2017) oleh DPP PDI-P, Sekjen DPP PDI-P Hasto Kristiyanto kembali menemui Walikota Surabaya Tri Rismaharini di kediamannya, Senin (9/10).

Ikut hadir dalam pertemuan itu, Ketua DPC PDI-P Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana (WS) dan Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Kusnadi. Ditemui usai pertemuan, Hasto Kristiyanto menyatakan, pertemuanya dengan Risma adalah membawa pesan khusus dari Megawati terkait beberapa hal.

“Pertemuan kali ini membahas beberapa hal. Salah satunya terkait Bu Risma yang akan jadi pembicara pada acara simposium soal tata kota,” ujar Hasto Kristiyanto. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *