Sekjen Parpol Pendukung Prabowo Kumpul Bahas Kekuasaan

oleh
Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani diapit Sekjen PKS Mustafa Kamal (kanan) dan Sekjen PAN Eddy Soeparno (kiri).

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Empat sekretaris jenderal partai politik koalisi pendukung Prabowo Subianto, bertemu di rumah Sekjen Gerindra Ahmad Muzani di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (1/8) malam. Pertemuan membahas berbagai hal untuk menghadapi Pemilihan Presiden 2019, salah satunya misi menjalankan roda kekuasaan.

Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra Ferry Juliantono mengatakan, koalisi perlu membahas sejak dini jalannya kekuasaan untuk solusi mengatasi masalah bangsa jika mereka memenangkan Pilpres 2019.

“Jadi bagaimana kekuasaan nanti yang akan dilaksanakan ketika insya Allah kami menang itu mampu berikan jawaban solusi. Khususnya mengenai masalah ekonomi,” ujar di Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta Pusat, malam ini.

Selain pembagian kue kekuasaan, mereka juga membicarakan masalah teknis pemenangan. “Format yang dibicarakan hal yang lebih teknis. (Mengenai) koalisinya, tim pemenangannya,” kata Ferry.

Tuan rumah pertemuan, Ahmad Muzani mengungkapkan pertemuan ini sebagai tindak lanjut dari pertemuan para Ketum dan elite partai koalisi Prabowo yakni PKS, PAN, dan Gerindra yang sepakat Demokrat bergabung sebagai koalisi. Sehingga, pertemuan juga akan dihadiri Sekjen Demokrat Hinca Pandjaitan.

“Pertemuan untuk menindaklanjuti dari pertemuan para pimpinan ketua umum, ketua dewan pembina kemarin malam yang memiliki rekomendasi atau amanat kepada para sekjen,” tutur Muzani di kediamannya, Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (1/8).

Muzani menambahkan pada pertemuan ini akan dibahas hal-hal teknis. Salah satunya mematangkan pembahasan cawapres dan tim pemenangan.

“Karena itu pembicaraan malam ini adalah hal-hal teknis yang akan dibicarakan, misalnya deadline-nya kapan, pendaftar kapan. Soal wakil presiden kira-kira mekanisme pembicaraan bagaimana, intinya seperti itu termasuk platform misi dan visi seorang calon wakil presiden bagaimana bentuk, bagaimana struktur,” terangnya.

Ia mengatakan masing-masing parpol koalisi masih menggodok sosok cawapres yang bakal dipasangkan dengan Prabowo. Dia menambahkan forum sekjen ini memberi deadline usulan nama cawapres sebelum pendaftaran Pilpres 2019.

“Dari sisi ini ada mekanisme internal masing-masing partai, yang sampai sekarang belum berlangsung, jadi forum sekjen ini lebih untuk menindaklanjuti hal-hal yang kemarin dibicarakan dan karena wakil presiden itu baru dibicarakan nanti tentu saya kita memberi deadline, sebelum tanggal 10 lah,” ucapnya. (vin/gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *