Sheila Marcia Ajukan Gugatan Cerai ke Kiki Mirano

Jadi korban KDRT Sheila Marcia ajukan mengajukan gugatan cerai secara resmi terhadap Kiki Mirano ke Pengadilan Negeri (PN) Kota Tangerang.

Jadi korban KDRT Sheila Marcia ajukan mengajukan gugatan cerai secara resmi terhadap Kiki Mirano ke Pengadilan Negeri (PN) Kota Tangerang.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Kabar keretakan rumah tangga artis peran Sheila Marcia dengan Kiki Mirano sudah lama terdengar di kalangan media. Puncaknya Sheila Marcia mengajukan gugatan cerai secara resmi terhadap sang suami ke Pengadilan Negeri (PN) Kota Tangerang pekan lalu.

“Sudah menggugat minggu lalu sehabis berkunjung tanggal 17 Mei. Tanggal 18 Mei gugatan kami langsung disetujui, nomor perkaranya 361/pdt.G/2016,” ujar kuasa hukum, Raidin Anom.

Raidin Anom mengungkapkan salah satu alasan gugatan itu adalah kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

“Salah satu isi gugatannya tentang KDRT dan masalah psikis Sheila dan anak-anak ya,” katanya.

Namun, dalam gugatan cerai itu Sheila hanya menuntut perceraian. Sedangkan masalah hak asuh anak-anak tidak masuk dalam materi.

“Kalau anak ini kan ketika Komnas Perlindungan Anak kemarin akan keluarkan surat rekomendasi pengawasan untuk anak itu otomatis anak masih diasuh sama ibunya,” ujarnya.

“Anaknya ini kan kena tekanan psikis, kayak ayahnya enggak maksimal kasih nafkah, terang terangan lakukan kekerasan terhadap Sheila di depan anaknya. Ini alasan hukum,” tambah Raidin.

Sheila sebelumnya telah melaporkan Kiki ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, Senin (18/4/2016), setelah diduga melakukan tindak pidana KDRT pada Desember 2015.

Kuasa hukum Sheila, Micky Tan Lie membawa sejumlah bukti KDRT tersebut, seperti foto wajah Sheila dengan luka memar, rekaman percakapan dan pertengkaran Sheila dengan Kiki.

Bukti lain terkait terjadinya dugaan KDRT adalah visum rumah sakit. Lantaran kejadian dugaan pemukulan terjadi empat bulan lalu, Micky mengakui, sekarang ini bekas luka pemukulan yang dilakukan Kiki dan mendarat di wajah Sheila sudah tak meninggalkan bekas.(kmp/gbi)