Sidang Dakwaan, Iwa K Terancam 12 Tahun Penjara

Penyanyi rap, Iwa K (tengah) bersama terdakwa kasus narkoba lain didakwa pasal 127 Undang-Undang Narkotika atas kepemilikan narkoba golongan 1 jenis ganja dengan ancaman 12 tahun penjara dalam sidang perdana di Pengadilan Negeri Tangerang, Rabu (6/9).

 

GLOBALINDO.CO, TANGERANG – Penyanyi rap, Iwa K terancam hukuman 12 tahun penjara. Hal itu sesuai dakwaan jaksa yang mengenakan pasal 127 Undang-Undang Narkotika atas kepemilikan narkoba golongan 1 jenis ganja kepada Iwa dalam sidang perdana kasus narkoba di Pengadilan Negeri Tangerang, Rabu (6/9).

“Pasalnya UU Narkotika, karena ada pasal 127 jadi ancaman hukumannya antara 1 hari sampai 12 tahun,” kata kuasa hukum Iwa K, Chris Samsiwu usai sidang.

Menanggapi dakwaan jaksa itu, Chris akan mengupayakan agar majelis hakim melihat bahwa kliennya hanya sebagai korban dari penyalahgunaan narkoba.

“Tapi kita enggak tahu fakta di persidangan seperti apa. Kami pengacara akan berusaha yang terbaik, bahwa Iwa bukan bandar. Jadi buang jauh-jauh persepsi itu, Iwa sebagai korban. Hanya korban penggunaan, dan saya yakin hakim akan menggunakan fakta tersebut di persidangan,” tuturnya.

Dari fakta persidangan yang berjalan, Chris Sam Siwu pun semakin yakin kalau hakim akan menyimpulkan Iwa K bukan bandar narkoba. “Jadi tadi di persidangan kita lihat kan tidak ada fakta transaksi. Sehingga bisa kita simpulkan ini untuk penggunaan sendiri, bukan dijual atau gimana. Ini ketergantungan saja,” tuturnya.

Seperti diketahui, Iwa K diamankan pihak keamanan Terminal 1 B Bandara Soekarno Hatta pada 29 April 2017 sekitar pukul 05.00 WIB. Saat digeledah, rapper kawakan itu kedapatan memiliki ganja yang dicampur di tiga batang rokok jenis kretek di kantong celananya. Saat ini Iwa K tengah menjalani proses rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, berdasarkan rekomendasi dari pihak Badan Narkotika Nasional (BNN). (tan/nad)