Sidang Korupsi e-KTP, Bos PT AVI Singgung Keterkaitan Novanto dalam Konsorsium Murakabi

oleh
dihadirkan sebagai saksi dkasus korupsi proyek e-KTP, Kamis (27/4).
Singgung Ketua DPR: Presiden Direktur PT Avidisc Crestec Interindo, Wirawan Tanzi dan sejumlah pihak swasta yang dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus korupsi proyek e-KTP, Kamis (27/4), menyinggung keterkaitan Ketua DPR Setya NOvanto dalam konsorsium Murakabi di proyek e-KTP.

 

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Presiden Direktur PT Avidisc Crestec Interindo (AVI) Wirawan Tanzil membeber keterlibatan Ketua DPR Setya Novanto dalam proyek e-KTP dalam persidangan, Kamis (27/4). Saksi menyebut pernah menolak ajakan bergabung dalam konsorsium Murakabi lantaran di dalamnya ada campur tangan Novanto.

“Saya diajak gabung ke Konsorsium Murakabi, tapi saya mengundurkan diri. Ada situasi yang tidak enak,” kata Wirawan saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Jakarta Pusat, Kamis (27/4).

Wirawan mengungkapkan alasannya penolakannya karena ada keterlibatan petinggi Dewan Perwakilan Rakyat yang punya keterkaitan dengan Murakabi. Petinggi yang dimaksud adalah Setya Novanto yang kala itu menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar.

“Ya saya tahu itu milik petinggi DPR, punya hubungan dengan Setya Novanto,” kata Wirawan. Informasi tersebut diperoleh Wirawan dari Johanes Richard Tanjaya alias Johanes Tan.

Ia juga beralasan, pihaknya menolak bergabung dengan konsorsium lantaran tak sependapat dengan keinginan Andi Agustinus alias Andi Narogong yang ingin menaikkan (mark up) harga. Padahal, Andi Narogong yang mengajaknya untuk ikut terlibat dalam proyek senilai Rp 5,9 triliun itu.

Dalam sidang hari ini, jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi menghadirkan 10 saksi dari pihak swasta dan panitia pengadaan e-KTP. Keponakan Setya Novanto yang juga bos PT Murakabi Sejahtera, Irvanto Hendra Pambudi serta mantan Anggota Badan Anggaran dari PDI Perjuangan Olly Dondokambey. (dt/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *