Sikap Amerika Soal Yerusalem Ternyata Sudah Dikonsultasikan dengan Jokowi-JK

Presiden Jokowi saat bertemu Donald Trum dalam KTT G20.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Sikap Amerika Serikat yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel ternyata sudah melalui konsultasi dengan pemerintah Indonesia, dalam hal ini pucuk pimpinan Presiden Jokowi-JK.

Hal itu diungkapkan langsung Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Joseph Donovan. Komunikasi dengan pemerintah Indonesia dilakukan sebelum pengakuan atas Yerusalem diumumkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

(Baca Juga: Indonesia Kutuk Amerika Serikat Terkait Yerusalem)

“Kami telah berkonsultasi dengan para teman, mitra, dan sekutu kami, termasuk Indonesia, sebelum Presiden Trump mengeluarkan keputusannya,” kata Donovan dalam pernyataan yang diunggah di situs Kedubes AS, Kamis (7/12/2017).

Donovan menegaskan kembali pernyataan Trump yang menyebut Amerika Serikat tetap berkomitmen mencapai kesepakatan damai yang langgeng antara rakyat Palestina dan Israel.

“Presiden Trump juga menegaskan kembali secara publik bahwa Amerika Serikat mendukung status quo situs suci Bukit Kuil atau Haram al-Sharif. Seperti yang diungkapkan oleh Presiden Trump dalam pengumumannya, ‘Yerusalem kini, dan harus terus menjadi, tempat warga Yahudi berdoa di Tembok Barat, umat kristiani melintasi Jalan Salib, dan umat Islam beribadah di Masjid Al-Aqsa,'” papar Donovan.(dtc/ziz)