Singapura Garap Film Biografi Lukisan Raden Saleh

No comment 1037 views

lukisan raden salehGLOBALINDO.CO, JAKARTA – Pemerintah Singapura melalui National Gallery Singapore menggarap film biografi lukisan Raden Saleh. Pembuatan film dalam program Art Through Our Eyes ini melibatkan beberapa sutradara dari ASEAN, termasuk dari Indonesia, Joko Anwar.

Sutradara Joko Anwar akan membuat film pendek yang ide ceritanya diangkat dari sebuah lukisan dari abad ke-19 karya pelukis maestro Tanah Air, Raden Saleh berjudul “Wounded Lion”. Lukisan “Wounded Lion” merupakan salah satu koleksi National Gallery Singapore.

Sementara empat sutradara lain dari Asia Tenggara yakni Apichatpong Weerasethakul (Thailand), Brillante Mendoza (Philippines), Eric Khoo (Singapore), dan Ho Yuhang (Malaysia).

Para sineas tersebut juga akan membuat film pendek dari lukisan berjudul Merapi, Eruption By Day (1865) and Merapi, Eruption By Night (1865) karya Raden Saleh, Marketplace during the Occupation (1942) karya Fernando Cueto Amorsolo, Portable Cinema (1977) karya Chua Mia Tee, dan Aku (1958) karya Latiff Mohidin.

“Kami sangat senang bekerja sama dengan lima sutradara berbakat. Kolaborasi ini bagian dari upaya National Gallery Singapore untuk menyajikan perspektif unik tentang seni Asia Tenggara. Juga membuat seni itu dapat diakses secara beragam,” kata Direktur National Gallery Singapore, Eugene Tan dalam rilisnya, Senin (30/5/2016).

Proyek tersebut diharapkan bisa memberikan pandangan berbeda akan seni serta meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap seni modern.

“Kami berharap proyek ini dapat memicu dialog seni lintas Asia Tenggara. Kami ingin menciptakan rasa ingin tahu penonton lewat film sehingga mendorong mereka membentuk koneksi sendiri terhadap karya-karya seni ketika berkunjung ke galeri,” katanya lagi.

Film-film pendek tersebut akan diproduksi secara terpisah di masing-masing negara para sutradara dan direncanakan akan diputar tahun ini.(kcm/ziz)