Skandal Beras Oplosan, Bareskrim Periksa Kepala Bulog Jakarta-Banten

Beras Oplosan: Kepala Bulog Jakarta-Banten Agus Dwi Indirato ikut diperiksa polisi terkait skandal pengoplosan beras lokal merek Palem asal Demak, Jawa Tengah dengan beras asal Thailand.

Beras Oplosan: Kepala Bulog Jakarta-Banten Agus Dwi Indirato ikut diperiksa polisi terkait skandal pengoplosan beras lokal merek Palem asal Demak, Jawa Tengah dengan beras asal Thailand.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Badan Urusan Logistik (Bulog) sungguh menjadi telah menjadi sarang korupsi. Di saat Dirut Bulog, Djarot Kusumayakti sedang berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi dalam kasus dugaan suap impor gula, kini pimpinan Bulog Jakarta-Banten, Agus Dwi Indirato yang diperiksa Bareskrim terkait skandal beras oplosan  merek Palem.

“Meminta keterangan anggota Bulog DKI. Hari ini satu orang, dua hari lalu satu orang,” kata Kabareskrim Polri, Komjen Pol Ari Dono Dukmanto di Jakarta, Kamis (13/10).

Agus masih diperiksa sebagai saksi. “Memang beliau dijemput dan diperiksa sebagai saksi terkait kasus mafia beras,” ujar Ari.

Sebelumnya, Bareskrim telah menetapkan satu orang tersangka berinisial A terkait kasus pengoplosan beras di wilayah Pasar Induk Cipinang, Jakarta Timur.

Pasal yang disangkakan itu di antaranya, Pasal 139 Jo Pasal 84 ayat 1, Pasal 141 Jo Pasal 89 UU RI No. 18 tahun 2012 tentang pangan. Pasal 110 Jo Pasal 36 UU RI No. 7 tahun 2014 tentang perdagangan.

Kemudian, Pasal 62 Jo pasal 8 Undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen. UU RI nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI no. 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi. Dan, UU RI. Nomor 8 tahun 2010 tentang tindak pidana pencucian uang. (vin/gbi)