Skandal Surat Rekom Palsu Penetapan Bacagub Golkar, Polda Panggil Dedi Mulyadi

oleh
Ketua DPD Partai Golkar Jabar, Dedi Mulyadi (kiri) dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (kanan) mulai saling menjegal lawanjelang kontestasi Pilgub Jabar 2018. Kedua tokoh memang berebut surat rekomendasi penetapan sebagai Bakal cagub Jabar dari Partai Golkar.
Berebut Rekom: Ketua DPD Partai Golkar Jabar, Dedi Mulyadi (kiri) dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (kanan) mulai saling menjegal lawanjelang kontestasi Pilgub Jabar 2018. Kedua tokoh memang berebut surat rekomendasi penetapan sebagai Bakal cagub Jabar dari Partai Golkar.

 

GLOBALINDO.CO, BANDUNG – Kepolisian mulai mengusut beredarnya surat rekomendasi bodong Partai Golkar yang menetapkan Ridwan Kamil sebagai bakal calon Gubernur Jawa Barat. Polda Jabar yang menangani kasus ini akan memanggil Ketua DPD Partai Golkar Jabar, Dedi Mulyadi sebagai saksi.

“Untuk laporan terkait surat Golkar masih tetap proses lanjut. Kita juga sudah melayangkan surat panggilan ke Dedi Mulyadi sebagai ketua DPD Golkar,” ujar Kasubdit II Ditreskrimsus Polda Jabar AKBP Handrio via pesan singkat, Senin (9/10).

Polda Jabar telah mengirim surat panggilan ke Dedi. Bupati Purwakarta itu akan dimintai keterangannya Senin (16/10) pekan depan. Namun hingga kini, kepolisian belum menerima konfirmasi terkait panggilan itu dari Dedi.

“Akan tetapi sampai sekarang belum ada konfirmasi dari beliau,” kata Handrio.

Sejauh ini, kata Handrio, pihaknya masih akan meminta keterangan sejumlah saksi atas kasus tersebut. Baru ada satu orang yang diperiksa yakni pelapor yang juga ketua biro hukum DPD Golkar Jabar Agus Sihombing.

“Kita masih perlu mendengar keterangan dari para saksi,” katanya.

Keputusan DPD Partai Golkar menetapkan Dedi Mulyadi sebagai bakal calon Gubernur Jabar. Namun penetapan itu dikacaukan oleh beredarnya surat rekomendasi DPP Partai Golkar yang diyeken Ketua Umum Setya NOvanto dan Sekjen Idrus Marham.

Setelah diusut, ternmyata surat itu palsu. DPD Golkar Jabar melalui biro hukumnya pun melaporkan kasus kasus ini ke Polda Jabar pada Senin (25/9) lalu. Laporan tersebut diterima Polda Jabar dengan nomor laporan LP B/871/IX/2017/JABAR. (dt/bmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *