Soekarwo Minta DPC PD Surabaya Menangkan Pasangan Khofifah-Emil Dardak

Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Soekarwo. 

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Soekarwo meminta seluruh kader di Surabaya memenangkan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dalam Pilgub Jatim 2018 mendatang. Pesan itu disampaikan Soekarwo saat melantik pengurus DPC PD Kota Surabaya, Selasa (28/11/2017).

Menurut Soekarwo, Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat telah memilih Pasangan Calon (Paslon) Khofifah-Emil Dardak dalam Pilgub Jatim. Oleh karena itu, para kader harus tegak lurus dalam menjalankan instruksi DPP.

“Para kader harus bergerak memenangkannya. Tugas partai mengembangkannya hingga di tingkat anak ranting. Nanti saya akan mengontrolnya,” ujar Soekarwo.

Dalam kesempatan itu, Pakde Karwo, demikian sapaannya, juga optimis dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mencapai target yang ditetapkan. Untuk kursi di DPRD Jatim, partainya menargetkan memperoleh 18 kursi.

“Subyektif saya, Demokrat akan mendapat 20-22 kursi di lembaga dewan provinsi. Ini melebih target DPP yakni sekitar 18 kursi,” tandas Gubernur Jawa Timur ini.

Terpisah, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya, Ratih Retnowati optimis pasangan Khofifah-Emil Dardak akan menang di Surabaya pada Pilgub Jatim nanti. Saat ini pihaknya bahkan sudah mulai merapatkan barisan dengan pengurus yang ada di tingkat RT RW.

“Di situlah kita sosialisasi untuk tingkat kecil. Apa yang jadi garda terdepan itu yang kita dulukan,” jelas Ratih.

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya ini menegaskan, pemenangan pasangan Khofifah-Emil Dardak memang menjadi prioritas. Meskipun untuk target perolehan suara pihaknya masih belum tahu.

“Sembari memperkuat struktur sampai bawah, kita terus menggelar sosialisasi,” imbuhnya.

Terpisah, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPC PD Surabaya, Herlina Harsono Njoto mengaku sudah memiliki sejumlah strategi untuk memenangkan Cagub yang diusung partainya. Salah satunya dengan mulai mempersiapkan relawan yang akan menjadi saksi.

“Melalui konsolidasi di gang-gang, RT RW hingga kecamatan kita sudah sosialisasikan. Kader ini yang kita persiapkan sebagai saksi, relawan dan pendukung untuk pasangan Khofifah,” pungkas Herlina. (bmb/gbi)