Ssstt, Lady Diana Ternyata Punya Jimat Vibrator Seks

oleh
Putri Diana (kerajaan Inggris) saat bersama Dodi Al Fayeed, Harrods dan Hôtel Ritz Paris. Kebersamaan mereka memunculkan skandal perselingkuhan.
Putri Diana (kerajaan Inggris) saat bersama Dodi Al Fayeed, Harrods dan Hôtel Ritz Paris. Kebersamaan mereka memunculkan skandal perselingkuhan.
Putri Diana (kerajaan Inggris) saat bersama Dodi Al Fayeed, Harrods dan Hôtel Ritz Paris. Kebersamaan mereka memunculkan skandal perselingkuhan.

GLOBALINDO.CO, LONDON – Putri Diana (Kerajaan Inggris) menyimpan sejuta misteri semasa hidupnya. Setelah sembilan tahun kematiannya yang misterius, satu lagi rahasia dari kehidupan pribadi ‘Lady Diana’ terungkap yakni Sang Putri ternyata memiliki mainan (sex toy) vibrator seks yang selalu dia bawa kemana-mana layaknya jimat.

Putri Diana disebut-sebut memiliki ‘jimat rahasia’ dalam bentuk mainan seks atau sex toy, yang selalu dibawanya saat melakukan perjalanan ke luar negeri.

Kabar mencengangkan ini  terungkap dari pengakuan mantan pengawal pribadi Lady Diana, Ken Wharfe seperti dikutip dari Daily Mail, Senin (15/8). Menurut Ken, alat bantu seks yang disebut ‘Le Gadget’ itu didapatkan Diana saat sedang berkunjung ke Paris pada 1992.

Vibrator tersebut dibeli oleh para staf yang ikut bersama Lady Di ke Paris, suatu malam ketika mereka sedang berpesta ‘liar’. Keesokan harinya, Ken menyatakan, para staf lalu membujuk adik Diana, Sarah McCorquodle, untuk menyembunyikan sex toy yang mereka beli di dalam tas Princess of Wales itu.

Putri Diana menyadari benda tersebut berada di dalam tasnya, saat sedang bertemu dengan Presiden Prancis Jacques Chirac dan Paul McCartney. Namun, ia tak marah karenanya.

“Diana bahkan menganggap mainan seks itu ‘lucu’ dan memutuskan untuk menjadikan benda tersebut ‘jimat rahasia’ selama perjalanan luar negeri,” tulis Ken, dalam bukunyaDiana: Closely Guarded Secret.

Putri Diana
Putri Diana

Bahkan Ken juga mengklaim, Diana pernah lupa dan meninggalkan vibrator tersebut di dalam laci di kediamannya di Kensington Palace, London. Saat itu, mantan istri Pangeran Charles tersebut melakukan perjalanan ke Nepal.

Putri Diana lalu menghubungi kesekretariatan dan meminta mainan seks tersebut dikirimkan dari London ke Kedutaan Besar Inggris di Nepal. Diana merasa benda tersebut sangat penting dan hal buruk bisa terjadi jika ‘jimat’ itu tidak ada.

“Benda tersebut lalu diantarkan pada Diana dalam nampan perak oleh seorang pelayan Gurkha kepada Raja Nepal — saat sedang berlangsung pertemuan dengan awak media di kediaman duta besar,” jelas Ken.

Paket tersebut lalu diberikan kepada pengawal Diana, Kapten Ed Musto dari Royal Marines, yang langsung membuka kiriman itu di depan para hadirin.

Saat menemukan vibrator tersebut di dalam paket, Kapten Ed Musto langsung menyelinapkan ‘jimat’ tersebut ke dalam kantongnya. Melihat hal itu, sontak para tamu  terdiam.

Untuk memecah keheningan, Diana lalu mengatakan jika barang sensitive itu adalah untuk dirinya. “Itu sepertinya untukku,” cetus Diana sembari tertawa.

“Musto memasukkan Le Gadget ke dalam kantongnya. Sementara itu duta besar tak berkomentar. Ada juga tamu yang kaget,” jelas Ken. Untung, insiden kala itu tak diketahui awak media.

Diana diketahui pernah menjalin hubungan dengan Kapten James Hewitt dari Household Calvary. Ia bertemu dengan kekasihnya itu pada awal 1986, dalam suatu pesta yang digelar oleh pendamping pengantin wanitanya, Hazel West.

Dari sekedar mengobrol, dua sejoli kemudian terlibat hubungan asmara. Diana memutuskan main serong karena tak tahan dengan perilaku Pangeran Charles, yang kala itu masih jadi suaminya. Pewaris takhta Kerajaan Inggris itu kerap menemui Camilla Parker Bowles — kekasih masa lalunya.

Hewitt adalah seorang penakluk wanita yang andal. Dengan kharisma yang dia miliki, perwira mencurahkan perhatian dan kasih sayang yang didambakan Diana, yang tak didapatkan wanita itu dari suaminya.

Namun, menurut Ken Wharfe, Diana luar biasa sakit hati saat mendengar isu yang menyebar, mengatakan bahwa ayah kandung Pangeran Harry, putra keduanya, adalah Hewitt, bukan Charles. (gbi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *