Suara Pengusiran Dubes Amerika dari Indonesia Mulai Muncul

oleh
Spanduk pengusiran Dubes Amerika yang muncul di JPO Jakarta Pusat.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Insiden pelarangan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo masuk Amerika memicu munculnya suara-suara yang mendesak pemerintah Indonesia untuk mengusir Dubes Amerika Serikat. Suara itu muncul lewat sebuah spanduk yang terpasang di jembatan penyeberangan orang (JPO) Dukuh Atas, Jakarta Pusat.

Spanduk berukuran 1×3 meter itu berwarna putih dengan tulisan hitam itu berbunyi “Usir Dubes Amerika dari bumi pertiwi”.

(Baca Juga: Indonesia Tak Mau Terima Maaf Amerika Tanpa Penjelasan Soal Penolakan Panglima TNI)

Koordinator lapangan Satpol PP Kecamatan Setiabudi, Jaksel, Tohir mengaku baru melihat spanduk ini. Petugas Satpol PP langsung menurunkan spanduk tersebut dengan alasan demi ketertiban umum.

“Pagi ini baru lihat, lagi keliling terus ada, baru hari ini saja di Jalan Sudirman, JPO Dukuh Atas. Satu saja, ukurannya 1×3 meter,” kata Tohir saat berada di JPO Dukuh Atas, Jalan Jenderal Sudirman, Setiabudi, Jaksel, Senin (23/10/2017).

“(Diturunkan) Buat ketertiban umum saja nggak ada kaitan apa-apa, karena melanggar ketertiban umum di JPO. Jadi kayak spanduk pedagang itu aja,” sambungnya.

Petugas menurunkan spanduk sekira pukul 10.35 WIB. Spanduk tersebut terpasang di JPO dari arah Blok M menuju Kota. Spanduk ini berukuran 3 kali 1 meter persegi dengan didominasi warna putih dan bergaris hitam di bagian tepi.

Seorang tukang ojek yang setiap hari mangkal di sekitar JPO, Maspur mengatakan, sejak pukul 04.00 WIB hari ini spanduk itu sudah ada.

“Tadi malam saya jam 22.00 WIB belum ada, saya pagi jam 04.00 WIB sudah di sini saya dan spanduk sudah ada,” kata Maspur.(dtc/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *