Surabaya Dapat Distribusi 50 Ribu Blanko KTP Elektronik

Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya, Suharto Wardoyo.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Kabar gembira bagi warga Surabaya yang belum menerima KTP elektronik. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya, mendapatkan distribusi 50 ribu blangko KTP elektronik.

Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya, Suharto Wardoyo mengatakan, blanko akan tersebut diprioritaskan bagi warga yang telah melakukan perekaman KTP elektronik. Terutama bagi data yang siap cetak (print ready record).

“Jumat nanti kami akan mengundang pihak kecamatan untuk segera melakukan pencetakan KTP elektronik yang memang siap cetak,” ujar Suharto Wardoyo, Rabu (11/10/2017).

Dijelaskan Suharto, untuk pencetakan KTP elektronik, selain bisa dilakukan di kantor Dispendukcapil Kota Surabaya di gedung Siola, juga sudah bisa dilakukan di beberapa kecamatan. Saat ini ada 17 kecamatan di Surabaya yang bisa mencetak KTP elektronik karena sudah memiliki printer.

Diantaranya Kecamatan Sawahan, Wonokromo, Wonocolo, Wiyung, Tegalsari, Simokerto, Tandes, Sukomanunggal, Semampir, Krembangan, Gubeng, Kenjeran, Rungkut.

“Untuk kecamatan yang belum bisa mencetak KTP elektronik, bisa gabung ke kecamatan lain. Misalnya Kecamatan Dukuh Pakis gabung cetak di Kecamatan Sawahan atau Kecamatan Genteng ke Kecamatan Simokerto,” jelas Anang, sapaannya.

Mantan Kabag Hukum Pemkot Surabaya ini menambahkan, blangko KTP-el yang didistribusikan tidak diprioritaskan untuk mencetak KTP-el yang habis masa berlakunya serta karena adanya perubahan alamat sebagai akibat pemekaran wilayah dan/atau perubahan nomenklatur jalan, RT/RW, desa/kelurahan atau nama lainnya.

“Kami juga mengimbau kepada warga yang sudah berusia 17 tahun untuk segera melakukan perekaman KTP elektronik. Mulai pekan depan kami akan melakukan jemput bola ke sekolah-sekolah,” sambung pejabat yang piawai bernyanyi dan memainkan keyboard ini.

Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil Kota Surabaya, Ferry Jocom menambahkan, jumlah 50 ribu blanko tersebut akan dibagi untuk 31 kecamatan untuk data warga yang siap cetak. Diantaranya untuk Kecamatan Semampir ada 6000 yang siap cetak, kemudian di Sawahan ada 8000 yang siap cetak. Di Surabaya ada 140 ribu data yang siap cetak.

“Jadi yang 50 ribu blangko ini dihabiskan dulu, untuk kemudian mengajukan permohonan (penambahan blangko lagi),” ujar Ferry. (bmb/gbi)