Surabaya Dikepung Banjir

No comment 405 views

 

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (jas hujan warna kuning) turun langsung ke perempatan Demak, saat banjir malam tadi.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini (memakai jas hujan warna kuning) turun langsung ke perempatan Demak, saat banjir malam tadi.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Hujan lebat yang mengguyur kota Surabaya selama satu jam lebih menimbulkan banjir dimana-mana. Banjir tidak hanya terjadi di satu kawasan namun hampir seluruh wilayah Surabaya terendam banjir.

Berdasarkan pantauan GLOBALINDO.CO, Jalan Semarang, Kartini, Dukuh Kupang, Klampis, Ngagel, Mulyorejo, Dharmawangsa, Pucang, Brebek, Panglima Sudirman, rungkut, Kombespol M. Duryat, Benowo, HR Muhammad, Mayjen Sungkono semuanya tergenang banjir.

Seperti yang terjadi di kawasan Mulyorejo Surabaya. Banjir menggenangi rumah – rumah warga di kawasan tersebut. Seperti yang dituturkan oleh Sugik, warga Mulyorejo tengah 3A no 5C Surabaya yang mengeluhkan banjir yang selalu datang setiap kali turun hujan.

“Sudah langganan mas, setiap hujan pasti banjir,” ujarnya

Sugik mengaku telah menanyakan ke Pemerintah Kota terkait kampungnya yang terus – menerus kebanjiran. Pasalnya saat ini Sugik tengah menjalankan bisnis konveksi yang rawan terkena air.

“Saya sudah tanya dan protes, tapi tetap saja seperti ini. Usaha saya ini kan tidak bisa kena air mas,” keluhnya.

banjir 1

Pengamat kebijakan publik Sachiroel Alim anwar menturkan, banjir yang terjadi di Surabaya dalam beberapa kesempatan mengindikasikan program keruk kali yang dijalankan Pemerintah Kota Surabaya, terbukti gagal dalam mengurangi genangan banjir di kota pahlawan.

Untuk itu, mantan Ketua Komisi C DPRD Surabaya ini menyarankan supaya pemkot mengubah paradigm mereka dalam menanggulangi permasalahan banjir. Dinataranya dengan mulai menjalankan program biopori.

“Sudah saatnya ada regulasi satu rumah satu sumur resapan,” saran Alim.(bmb/gbi)