Surabaya Optimis Rebut Kampus Google Untuk Wilayah Asia Tenggara

Dengan beberapa keunggulan yang dimiliki Surabaya, Walikota Tri Rismaharini optimis Kota Surabaya akan merebut Kampus Google untuk kawasan Asia Tenggara.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Walikota Surabaya Tri Rismaharini tertarik bersaing merebut kampus Google di tahun 2018 untuk wilayah Asia Tenggara. Pernyataan tersebut disampaikan walikota usai melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat.

Tri Rismaharini berharap, agar Google nantinya membangun kampus di Surabaya. Kampus ini tidak seperti perguruan tinggi pada umumnya yang hanya berfokus pada pendidikan.

Menurutnya, Kampus Google berfungsi untuk pelatihan pengembangan usaha. Di beberapa negara, sudah ada Campus Google. Namun, untuk wilayah Asia Tenggara belum ada.

“Kami ingin merebut Campus Google itu. Bila Google setuju membangunnya di Surabaya, maka Surabaya akan menjadi jujugan bagi startup digital dunia. Dan dampaknya tentu positif bagi masyarakat Surabaya,” kata Tri Rismaharini, Rabu (22/2/2017).

Risma mengakui, persaingan untuk mendapatkan Kampus Google sangat berat. Dimana Surabaya harus bisa kompetitif dengan negara-negara lain.

Meski demikian, walikota perempuan di Surabaya ini mengaku optimis bisa memenangkan persaingan itu. Risma menilai surabaya punya potensi kuat untuk pengembangan bisnis Start up.

Salah satunya masyarakat Surabaya tercatat sebagai pengguna internet terbesar di tanah air. Itu artinya warga Surabaya sangat welcome dan melek akan perkembangan teknologi.

Sebagai langkah awal untuk mewujudkan mimpinya itu, Risma akan menyakinkan para stake holder google saat menjadi pembicara dalam Start up nation Summit yang akan berlangsung pada agustus nanti di Johanesburg Afrika Selatan.

“Saya yakin Surabaya sangat layak untuk ada Kampus Google ini karena lingkungan masyarakat nya dan tenaga engineer nya mendukung,” ujarnya optimis.

Disinggung soal strategi yang dimiliki untuk memenangkan Surabaya dalam perebutan Kampus Google di Asia Tenggara, Risma enggan membeberkan. Menurut dia, yang bisa dilakukan sekarang adalah menyiapkan Surabaya dengan sebaik mungkin.

“Aku yakin Surabaya cukup kompeten. Makanya kita berani bersaing untuk merebutnya. Bahkan saya juga sudah tahu kekuatan kompetitor kita. Tapi saya tidak akan ngomong sebelum bulan Agustus,” tandas Risma.

Untuk diketahui, Kampus Google saat ini sudah ada di beberapa negara. Diantaranya di London, Inggris, Tel Aviv, Israel dan Seoul Korea Selatan. (bmb/gbi)