Tabir Surya Bisa Melawan Tanda Penuaan

No comment 166 views

tabir-surya-sahabat-kulit-putih-alodokterGLOBALINDO.CO, JAKARTA – Mulai saat ini tak perlu repot-repot mencari produk anti-penuaan sebab mungkin selama ini tanpa kita sadari, anda sudah sering memakainya, yaitu tabir surya.

Menurut hasil sebuah studi terbaru dalam jurnal Dermatologic Surgery, tabir surya tidak hanya melindungi kulit, akan tapi juga dapat membalikkan tanda-tanda umum penuaan, seperti keriput dan hiperpigmentasi.

Penelitian yang disponsori oleh Johnson & Johnson Skin Research Center dan dipimpin oleh dermatolog Steven Wang dan James Leyden ini telah menunjukkan, dengan memakai pelembap yang mengandung SPF 30, terdapat perbaikan dalam tanda-tanda penuaan yang disebabkan oleh sinar matahari, seperti tekstur, warna kulit, dan garis-garis halus.

Senjumlah  52 persen partisipan menunjukkan perubahan pada bintik pigmentasi atau bintik matahari, 40 persen pada tekstur kulit, dan 41 persen kecerahan kulit. Hal ini terjadi setelah satu tahun konsisten memakai tabir surya.

Sebagian pelembap harian hanya untuk melembapkan dan melindungi dari sinar matahari, bahkan tanpa bahan anti-penuaan. “Hal ini ada hubungannya dengan sifat regeneratif bawaan kulit,” kata Steven Wang. “Kulit berubah setiap 28 hari. Mencegah kerusakan bertambah banyak memungkinkan kulit untuk menyembuhkan sendiri”

Tabir surya juga membuat kulit rileks dan memperbarui sel kulit, selain melindungi dari paparan UV serta memperbaiki kerusakan. Meski demikian, hal ini juga bergantung pada jenis dan formula spektrum tabir surya yang digunakan. Misalnya apakah tabir surya menggunakan penyaring kimia, seperti avobenzone dan oxtinoxate, atau penyaring fisik, seperti zinc oxide atau titanium dioxide.

Jika Anda sudah memakai pelembap dengan tabir surya SPF 30 sehari-hari, langkah selanjutnya adalah tetap patuh dan konsisten memakainya. Perlu diingat, partisipan penelitian ini konsisten memakai pelembap dengan SPF setiap hari selama setahun.(nh/tmp)