Tahan Persebaya, Arema FC Berpeluang Juara Piala Presiden 2019

oleh
Selebrasi yang dilakukan pemain Persebaya setelah Damian Lizio mencetak gol ke gawang Arema FC.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Persebaya Surabaya gagal memanfaatkan peluang sebagai tuan rumah saat menjamu Arema FC dalam leg pertama final Piala Presiden 2019, Selasa (9/4/2019). Bermain di Gelora Bung Tomo (GBT) Persebaya ditahan Arema dengan skor 2-2.

Bermain di hadapan sekitar 50 ribu pendukungnya, pemain Persebaya sejatinya tampil penuh semangat. Mereka langsung tampil menekan untuk mengincar gol cepat ke gawang sang lawan.

Usaha yang dilakukan para Persebaya langsung berbuah manis saat Irvan Jaya berhasil membobol gawang Arema. Menerima umpan dari Otavio Dutra, Irfan Jaya berhasil melepaskan tembakan melengkung yang tidak bisa dijangkau oleh Kartika Ajie.

Tertinggal satu gol, Arema FC mencoba untuk bangkit. Mereka mulai meningkatkan tempo permainan mereka dan mulai mengancam pertahanan Persebaya Surabaya.

Usaha Arema FC itu akhirnya berbuah manis di menit 34. Adalah Hendro Siswanto yang mencatatkan namanya di papan skor setelah tembakan kerasnya berhasil mengoyak jala Miswar. Skor kembali seimbang dengan skor 1-1.

Gol Hendro tersebut membuat Arema semakin percaya diri dalam menyerang. Mereka berhasil memaksa Persebaya untuk bermain lebih disiplin, di mana tuan rumah juga sesekali mengancam gawang Arema melalui serangan balik. Namun skor 1-1 tetap bertahan hingga wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya babak pertama.

Memasuki babak kedua, Persebaya kembali menggenjot permainan mereka. Mereka langsung tancap gas untuk mengancam gawang Arema FC.

Baru empat menit berjalan, Manucheckhir Jalilov sudah mengancam gawang Arema melalui tembakan mendatarnya, namun Kartika Ajie sukses menghentikan tembakan tersebut.

Persebaya sendiri terus menggempur pertahanan Arema. Namun Arema bermain dengan cukup disiplin sehingga tidak ada peluang yang benar-benar membahayakan gawang sang tamu, sementara Arema hanya mengandalkan serangan balik untuk membahayakan gawang Persebaya Surabaya.

Sebuah petaka terjadi di menit 71 bagi Arema, setelah pemain bertahan Singo Edan menjatuhkan Amido Balde di kotak terlarang mereka. Damian Lizio yang ditunjuk menjadi eksekutor berhasil menaklukan Kartika Ajie sehingga kedudukan berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan tuan rumah.

Setelah tertinggal satu gol lagi, Arema menaikkan tempo serangan mereka. Singo Edan mulai menaikkan tempo permainan mereka. Mereka mulai menekan pertahanan Persebaya untuk mengejar ketertinggalan mereka.

Setelah melakukan sejumlah percobaan, Arema akhirnya sukses menyamakan kedudukan di menit 78. Berawal dari skema tendangan bebas, Makan Konate sukses mengarahkan bola ke tiang jauh gawang Persebaya Surabaya sehingga Miswar yang posisinya agak maju ke depan tidak mampu menghalau tembakan melengkung tersebut.

Di sisa babak kedua ini, baik Arema FC dan Persebaya Surabaya tetap melakukan jual beli serangan. Kedua tim sama-sama saling melepaskan sejumlah peluang untuk menambah kedudukan mereka, namun hingga lima menit perpanjangan waktu berakhir skor 2-2 tidak berubah.

Dengan hasil ini, Persebaya Surabaya memiliki PR besar untuk mengejar dua gol tandang di leg kedua Piala Presiden 2019 yang akan digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada hari Jumat (12/4) malam nanti. (bol/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.