Tambang Pasir Ilegal di Mojokerto Longsor, Empat orang Tewas

by
Petugas dibantu warga mengevakuasi korban meninggal dunia tertimbun longsor tambanggalian C di Dusun Glogok, Desa Sumbertanggul, Mojosari, Mojokerto, Kamis (14/9).
Petugas dibantu warga mengevakuasi korban meninggal dunia tertimbun longsor tambanggalian C di Dusun Glogok, Desa Sumbertanggul, Mojosari, Mojokerto, Kamis (14/9).

 

GLOBALINDO.CO, MOJOKERTO – Musibah longsor tambang pasir (galian c) bodong alias tak beizin kembali terjadi dan menelan korban. Kali ini, longsor tambang galian C di Dusun Glogok, Desa Sumbertanggul, Mojosari, Mojokerto, Kamis (14/9) menewaskan empat orang.

Dua orang selamat dari insiden ini. Informasi yang dihimpun dari cerita saksi di lokasi menyebutkan, empat orang korban tewas saat menaikkan pasir ke truk sekitar pukul 07.30 WIB. Para penambang pasir ini menggunakan alat manual untuk mengangkut pasir ke dalam bak truk.

Keterangan saksi mata yang selamat dari kecelakaan ini, Agus Supriyanto (supir truk) mengatakan, saat kejadian dirinya sedang buang air besar. Sedangkan lima pengali pasir sedang melakukan proses pemuatan pasir di lokasi kejadian.

Dari dalam kamar kceil, Supriyanto mendengar suara keras dari jatuhnya tanah yang menimpa para korban. Selain Supriyanto, soerang pekerja lain yakni Budiono selamat dari kejadian ini.

Kapolsek Mojosari, Kompol Hery Sucahyo menjelaskan, lokasi tambang tersebut milik H. Masduki (52), warga Desa Sumbertanggul, Mojosari. Aktivitas penambangan tak memiliki izin sejak dua tahun lalu dan pihak kepolisian saat ini sudah melakukan pemanggilan pemilik untuk dimintai keterangan.

Kata Kapolsek, informasi yang diperoleh dari Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) jika lokasi penambangan tersebut sudah tidak beroperasi karena izin sudah habis.  (sus/ara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *