Tarif Prostitusi Anak Apartemen Kalibata City Jakarta Rp 500 Ribu-Rp 1 Juta

oleh
Apartemen Kalibata City Jakarta.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Praktik prostitusi anak di Apartemen Kalibata City ternyata cukup rapi. Para mucikari yang berhasil ditangkap polisi mengaku memiliki aplikasi promosi untuk memasarkan para korban.

Dalam aplikasi tersebut, tersangka memosting nomor telepon yang bisa dihubungi. Apabila ada pelanggan yang tertarik maka komunikasi berlanjut lewat aplikasi WhatsApp.

Ada tiga mucikari yang berhasil ditangkap polisi dan kini telah menjadi tersangka, yakni SBR alias Obay, RM dan RMV. Mereka ditangkap di Tower Flamboyan, Apartemen Kalibata City.

“Selanjutnya tersangka SBR jelaskan dengan melakukan chating atau SBR memberikan nomor Whatsapp untuk chating selanjutnya,” beber Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, Rabu (8/8/2018).

Baca juga: Apartemen Kalibata City Jakarta Jadi Pusat Prostitusi Anak)

Tersangka SBR kemudian akan memberikan foto-foto perempuan yang ditawarkan kepada pelanggan. Para angel ditarif dengan harga Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta.

Setelah terjadi kesepakatan, pelanggan dipertemukan dengan perempuan yang dipilihnya. Pelanggan disediakan tempat di salah satu kamar di Kalibata City.

“Apabila ada tamu yang berminat dan setuju selanjutnya kami janjian bertemu di Taman Tower Flamboyan. Setelah tamu sampai di taman tersebut selanjutnya SBR jemput dan SBR bawa ke Tower Flamboyan Apartemen Kalibata City, Kalibata, Jakarta Selatan untuk dipertemukan dengan perempuannya,” beber salah satu mucikari.

Pria hidung belang itu lalu melakukan hubungan suami istri dengan PSK di kamar yang telah disediakan. Setelah selesai, pelanggan juga akan memberikan uang kepada perempuan yang telah disetubuhinya.

Atas perbuatannya, muncikari itu dijerat dengan pasal 296 KUHP dengan ancaman 1 tahun 4 bulan penjara dan pasal 506 KUHP dengan ancaman hukuman 1 tahun penjara.(dtc/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *