Tawuran Antar Tahanan di Lapas Bentiring, Ratusan Polisi Diterjunkan

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bentiring Bengkulu.

GLOBALINDO.CO, BENGKULU – Aksi tawuran antar tahanan pecah di lembaga pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Bentiring, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu. Aksi tawuran antar tahanan ini memicu pecahnya kerusuhan di Lapas. Sedikitnya 314 personil gabungan dari Polres Kota Bengkulu dan Polda Bengkulu diterjunkan untuk mengamankan lokasi.

Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol Coki Manurung, Jumat (5/5/2017), menyebutkan, ada tiga tersangka pasca kerusuhan Lapas Bentiring yang terjadi Kamis (4/5/2017) sore. Ketiga tahanan yang menjadi tersangka ini yakni mereka yang terlibat perkelahian awal.

“Ya pasti ada tersangka yang kita tetapkan Kamis malam, untuk sangkaan pidananya masih pasal penganiayaan,” kata dia.

(Baca Juga: Kerusuhan di Lapas, 56 Tewas, 144 Tahanan Kabur)

Kepolisian mengamankan lima tahanan di Polres Kota Bengkulu, kelimanya dimintai keterangan terkait peristiwa perkelahian yang berujung kerusuhan antar blok.

“Kalau provokator belum bisa terbukti kita akan lihat hasil pemeriksaan,” tambahnya.

Para tahanan antar blok narkoba dan pidana umum terlibat kerusuhan sekitar pukul 15.30 WIB, Kamis. Kejadian berawal dari perkelahian dua narapidana pidana umum dengan satu narapidana narkoba.

Akibat solidaritas dalam bentuk negatif antar sesama warga binaan, akhirnya meluas menjadi kerusuhan. Akibat kejadian itu, dua orang mengalami luka, satu orang luka di bagian dada, sementara yang satunya lagi terluka dibagian kepala dan mendapatkan dua jahitan.

Untuk menjaga Lapas Bentiring agar kondusif, enam orang dari narapidana yang bertikai dipindahkan ke Lembaga Permasyarakat Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara. Satu orang lagi dibawa ke Rumah Tahanan Malabero Kota Bengkulu dan lima orang di Polres Bengkulu.

“Situasi sudah kondusif, tapi tetap kita siagakan 314 personel gabungan di lapas. Kita akan lihat perkembangan sebelum menarik pasukan,” ujarnya.(kcm/ziz)