Tawuran Pelajar di Kendal, Siswa SMK Harapan Mulya Tewas Disabet Clurit

oleh
Korban tewas dalam tawuran pelajar di Kendal.

GLOBALINDO.CO, KENDAL – Aksi tawuran antar pelajar pecah di wilayah Kendal, Jawa Tengah. Seorang siswa SMK Harapan Mulya tewas terkena sabetan clurit dalam tawuran ini.

Tawuran melibatkan puluhan siswa dari sejumlah sekolah di Kendal dan Kota Semarang. Tawuran pecah di jalur lingkar Kaliwungu, Kendal, Kamis (19/4/2018) malam tadi.

Korban tewas diketahui bernama Wahyu Purnomo, warga Turunrejo Brangsong. Pelajar kelas XI SMK Harapan Mulya Kendal ini ditemukan tergeletak di sawah dengan luka bacok di bagian rusuk dan diangkat warga untuk dibawa ke RS Soewondo Kendal.

Saat dalam perawatan di ruang instalasi gawat darurat (IGD), korban meninggal dunia. Sementara satu pelajar lainnya atas nama Safrin Prasetyo, pelajar SMK AYK Patean mendapat perawatan di Puskesmas Kaliwungu karena sabetan senjata tajam di kepala dan punggung.

(Baca Juga: Tawuran Antar Pelajar Pecah di Depok, 2 Orang Kesabet Sajam)

Berdasar informasi para saksi, tawuran melibatkan siswa SMK Harapan Mulya, SMK Bhinneka, SMK AYP Patean, dan SMK Negeri 10 Semarang.

Sementara itu, petugas Polres Kendal yang melakukan penyisiran di lokasi tawuran berhasil mengamankan satu pelajar SMK Negeri 10 Semarang bernama Asril. Pelajar yang terlibat tawuran ini mengaku hanya diajak temannya dan tidak tahu siapa lawannya. “Saya tadi diajak teman ikut tawuran,” kata Asril.

Sementara satu pelajar yang mengalami luka Safrin Prasetyo mengaku tak tahu persis kejadiannya.

“Saya kurang tahu persis orangnya banyak dan gelap. Saya hanya mengetahui banyak orang saling pukul. Saya tadi hendak lari dan terkena sabetan senjata tajam di punggung,” akunya.

Dari keterangan sejumlah warga, sebelum tawuran terdengar bunyi petasan dan kembang api. Tak lama, warga melihat puluhan pelajar terlibat adu jotos menggunakan senjata tajam jenis samurai, parang, celurit, dan gir.

Polisi masih memburu pelaku tawuran yang berasal dari sekolah di Semarang dan Kendal. Penyebab tawuran masih dalam penyelidikan. Sementara korban tewas dibawa ke RS Bhayangkara untuk menjalani autopsi.(mnc/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *