Terkait Kasus Gizi Buruk, Komisi D Akan Panggil Kepala Dinas Kesehatan

oleh
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Reni Astuti saat menjenguk ADS di RSUD dr Soewandhie.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Komisi D (pendidikan dan kesra) DPRD Surabaya, berencana memanggil Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Febria Rachmanita setelah mencuatnya kasus gizi buruk yang dialami oleh ADS (10) warga Kedung Baruk, Rungkut, Surabaya.

Anggota Komisi D Reni Astuti menuturkan, pihaknya ingin menggali informasi lebih jauh terkait kasus gizi buruk yang dialami oleh putra pasangan Eko Basuki dan Alfiyahtus Djupriyah itu.

“Kita ingin mendapatkan penjelasan formal terkait apa yang terjadi kali ini,” kata Reni Astuti, Rabu (1/8/2018).

Politisi PKS ini memastikan akan membawa temuan dugaan gizi buruk ini ke rapat internal Komisi D DPRD Kota Surabaya. Rencananya rapat tersebut akan digelar pada hari Senin.

“Kebetulan setiap Senin kan ada rapat internal komisi. Nanti akan saya sampaikan hasil temuan ini,” jelasnya.

Sebagai informasi, setelah menjadi viral di sosial media dan diinfokan terkena gizi buruk, saat ini ADS telah dirawat secara intensif di RSUD dr Soewandhie Surabaya.

Menurut Reni, yang pada hari Selasa menjenguk langsung di rumah sakit secara kasat mata kondisi ADS bisa dibilang baik-baik saja.

“Jadi tadi sekitar jam 1 siang saya menjenguk ADS. Secara kasat mata baik-baik saja kecuali tubuhnya yang memang nampak sakit,” ujar Reni Astuti, Selasa (31/7).

Reni menjelaskan, nampak baik yang ia maksud adalah soal kecerdasan ADS. Bahkan saat dirinya mengajak berhitung, ADS juga mampu melakukanya dengan baik.

“Saya ajak ngobrol juga normal. Bahkan sempat mengungkapkan bahwa Ia bercita-cita sebagai polisi,” terang Reni waktu itu. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.