Terseret Banjir Bandang, 2 Warga Gorontalo Utara Tewas

1256326Evakuasi780x390GLOBALINDO.CO, GORONTALO – Banjir bandang menerjang wilayah Kecamatan Gentuma Raya, Kabupaten Gorontalo Utara, Senin siang hingga malam menyebabkan dua warga tewas.

Keduanya diketahui terseret arus bah dan baru ditemukan pada Selasa (10/5/2016) dalam keadaan tewas.

Kedua korban adalah Rasuna Balango (29) dan Jalim Hasagn (32), warga Desa Durian. Jalim dan Rasuna adalah pekerja perusahaan HTI yang saat itu pulang dari lokasi kerja menyeberangi sungai Durian.

Rasuna dan Jalim ditemukan oleh tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Badan SAR Nasional, TNI, Polri dan Taruna Siaga Bencana serta sejumlah masyarakat.

Hilangnya dua warga tersebut dilaporkan waktu sore oleh keluarganya kepada pemerintah setempat. Dugaan saat itu keduanya terseret arus sungai Durian yang melintasi desa tersebut.

Sebelumnya, BPBD Gorontalo Utara menerima laporan 4 orang hanyut akibat banjir. Selain kedua korban meninggal tersebut, juga terdapat nama Aripin Anua (34) dan Zenli Nento (23). Kedua nama terakhir ditemukan selamat.

Sebelum korban meninggal ditemukan, Komandan Kodim 1304 Gorontalo, Letkol Arm Yuniar Dwi Hantono membentuk dua tim pencari. Mereka bersama instansi terkait menyusuri sungai yang diduga menjadi lokasi hanyutnya warga.

“Jenazah Jalim Hasan ditemukan 7 km dari lokasi awal, sementara jenazah Rasuna Balango ditemukan 20 km. Kedua korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan, terjepit batu dalam air,” kata Yuniar.(kcm/ziz)