Tiba di KPK, Bupati Pamekasan dan 4 Tersangka Lainnya Tebar Senyuman

oleh
Bupati Pamekasan dan tersangka lainnya saat tiba di KPK.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Lima tersangka dugaan suap kasus Anggaran Dana Desa (ADD) di Desa Dassok, Pamekasan tiba di Gedung KPK, Kamis (3/8/2017). Lima orang itu yakni Bupati Pamekasan Achmad Syafii, Kepala Inspektorat Pamekasan Sutjipto Utomo, Kajari Pamekasan Rudy Indra Prasetya, Kepala Desa Dassok Agus Mulyadi, dan Kabag Administrasi Inspektur Pamekasan Noer Solehhoddin.

Lima tersangka itu tiba sekira pukul 07.45 WIB. Mereka tak melontarkan pernyataan apapun. Achmad Syafii mengenakan jaket hitam melapisi kemeja kotak-kotak yang dikenakan.

Mereka langsung menuju ruang pemeriksaan penyidik. Sementara Achmad Syafii hanya tersenyum saat ditanya mengenai asal uang suap yang diberikan kepada Kajari Pamekasan.

(Baca Juga: Bupati Pamekasan Ikut Terjaring OTT KPK)

Seperti diketahui, kasus ini bermula saat Kepala Desa Dassok Agus Mulyadi dilaporkan sebuah LSM ke Kejaksaan Negeri Pamekasan atas dugaan tindak pidana korupsi pengadaan di Desa Dassok yang menggunakan anggaran dana desa senilai Rp 100 juta.

Namun Agus Mulyadi, Bupati Pamekasan Achmad Syafii, dan Kepala Inspektorat Pamekasan Sutjipto malah memberikan suap kepada Kajari Pamekasan Rudy Indra Prasetya. Uang suap diberikan Rp 250 juta dengan maksud tidak menindaklanjuti laporan tersebut.

Sehingga lima orang tersebut terkena Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Pamekasan, Jawa Timur.

Agus diduga sebagai pemberi suap, sedangkan Sutjipto dan Noer diduga sebagai perantara suap. Adapun Rudy sebagai penerima suap. Sedangkan peran Achmad dalam kasus tersebut menganjurkan untuk memberikan suap.(dtc/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.