Tiga Pengungsi Gunung Agung Meninggal, 6.796 Jatuh Sakit

oleh
Para pengungsi Gunung Agung di GOR Swecapura, Klungkung, Bali.

GLOBALINDO.CO, KLUNGKUNG – Sejak 21 September 2017 lalu gelombang pengungsi Gunung Agung terus terjadi. Hingga kini jumlah pengungsi yang ada di Kabupaten Klungkung mencapai 22.539 jiwa. Ironisnya, terdapat tiga pengungsi yang meninggal dunia.

“Meninggal kemarin ada, tapi itu memang dari waktu mengungsi sudah sakit. Dia dbawa ambulans, kita langsung rujuk ke rumah sakit. Ada tiga orang memang sudah sakit dari awal diajak ngungsi, jadi bagaimana, kan,” kata Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta di GOR Swecapura, Klungkung, Bali, Kamis (28/9/2017).

Selain itu, Made Kasta mengatakan, sebanyak 6.796 pengungsi sakit. Lalu sebanyak 303 pengungsi di antaranya dilakukan perawatan intensif.

(Baca Juga: Gunung Agung Awas, Jumlah Pengungsi Capai 96.086 Orang)

“Yang di UGD ada 175 jiwa, jalani rawat jalan ada 56 jiwa dan rawat inap 72 jiwa. Total ada 303 jiwa,” ungkapnya.

Made Kasta mengatakan, sebanyak 22.539 pengungsi tersebut tersebar di 112 titik di Kabupaten Klungkung. Dia menyebut saat ini belum ada kendala yang berarti dalam pelayanan logistik maupun kesehatan di posko-posko pengungsian tersebut.

“Hingga saat ini untuk distribusi logistik dari sini (posko GOR Swecapura) untuk posko-posko lain belum ada kendala. Pengungsi kita tiap hari juga kita cek keliling. Nanti petugas puskesmas keliling, nanti pengungsi yang di desa itu kalau sakit langsung dibawa ke puskesmas,” beber dia.(dtc/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *