Tinggal Dua Bulan, Anggota Dewan Optimis Anggaran Proyek Saluran dan Pavingisasi Rp 40 M Bisa Terserap

oleh
Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Syaifudin Zuhri.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP CKTR) Kota Surabaya mengalokasikan anggaran Rp 40 miliar untuk proyek perbaikan saluran dan proyek pavingisasi di permukiman dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tahun 2017.

Ketua Komisi C (pembangunan) DPRD Kota Surabaya, Syaifudin Zuhri menyatakan, dengan adanya proyek ini diharapkan semua saluran, mulai dari primer, sekunder hingga tersier bisa terkoneksi dengan baik.

“Bangunnya harus bertahap. Kalau sporadis justru fungsi saluran untuk mengalirkan air tidak sesuai dengan tujuan,” ujar Syaifudin Zuhri, Jumat (6/10/2017).

Syaifudin menuturkan, perbaikan saluran tersier sebagian besar berada di wilayah pinggiran kota. Namun, proyek tersebut selain lanjutan dari program Dinas PU Bina Marga dna Pematusan, juga berasal dari usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

“Sebagian mengakomodir musrenbang untuk mengurangi titik banjir,” terang Ipuk, sapaannya.

Ditanya apakah anggaran sebesar itu dapat terserap dengan sisa waktu dua bulan sebelum tutup buku APBD 2017, politisi dari PDI-P ini optimis bisa tercapai. Mengingat sebagian proyek yang akan dikerjakan merupakan perencanaan Dinas PU Bina Marga dan Pematusan sebelumnya.

“Banyak yang sudah direncanakan PU, tapi di Cipta Karya sebelumnya gak ada anggarannya,” paparnya.

Menurut Syaifudin, ada beberapa pertimbangan yang membuat komisinya optimis proyek pavingisasi bisa selesai tepat waktu. Diantaranya, proyek pengerjaan paving tidak membutuhkan waktu lama.

“Apalagi sesuai peraturan presiden tentang pengadaan barang dan jasa, prosesnya bisa dilakukan tanpa lelang, jika nilainya tidak lebih Rp. 200 juta,” imbuh Ipuk.

Peratimbangan lainya, lokasi pengerjaan proyek paving tersebar di sejumlah titik di kota pahlawan. Lain halnya jika anggaran yang ada digunakan untuk pembangunan Box Culvert.

“Jika Box Culvert, saya yakin tak akan selesai hingga akhir tahun. Karena tergantung pada jaringan utilitas, pengukuran dan lainnya,” pungkasnya. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *