TKI Asal Madura Bawa 2 Kg Sabu Dituntut 20 Tahun

oleh

Terdakwa Muhammad Syaki yang menjadi TKI di Malaysia disidang karena kedapatan membawa sabu seberat 2 kilogram saat mendarat di Bandara Juanda.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Seorang TKI asal Madura Muhammad Syaki dituntut hukuman 20 tahun penjara karena kedapatan membawa 2 kilogram sabu. Terdakwa mengaku tidak tahu jika barang haram titipan dari temannya di Malaysia yang dibungkus rapi itu adalah sabu.

“Menyatakan terdakwa Muhammad Syaki bersalah melakukan tindak pidana mengimport atau menyalurkan sabu dengan berat melebihi 5 gram, sesuai pasal 113 ayat (2) UU RI No. 29 Tahun 2009 dengan hukuman 20 tahun dan denda Rp. 5 miliar subsidaer 6 bulan kurungan,” ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Jatim Farida Hariani membacakan tuntutannya di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (13/2).

Selain pidana penjara, jaksa dalam tuntutanya mengenakan denda kepada terdakwa senilai Rp 5 miliar. Jika terdakwa tidak bisa membayar akan di ganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan.

Atas tuntutan itu, terdakwa melalui penasehat hukumnya akan mengajukan pembelaan. Penasehat Hukum terdakwa, Fariji akan mengajukan pembelaan yang akan dibacakan pada persidangan pekan depan.

“Kita tetap melakukan pembelaan (pledoi) pada minggu depan, mudah-mudahan putusan hakim nanti lebih rendah dari tuntutan Jaksa,” ujar Fariji saat dikonfirmasi setelah persidangan ini usai di gelar.

Lebih jauh, Fariji meyayangkan jika kasus peredaran narkotika jenis sabu dari Negara Malaysia yang masuk ke Surabaya melaui Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan berakhir di PN Surabaya sudah lebih dari 20 perkara. Ironisnya, masing-masing perkara memiliki barang bukti lebih dari 5 gram.

“Yang menjadi krusial bukan proses hukumnya, tetapi setiap barang narkotika dari Malaysia selalu lolos, tetapi begitu masuk scrool nata (Solta) Bandara Juanda kena. Kapolri dan elit politik dan aparat penegak hukum harus jemput bola dengan bekerjasama dengan polisi dirjen Malaysia,” ujar Fariji menanggapi kasus peredaran narkoba dari negara Malaysia melalui perantara TKI dan TKW Indonesia.

Perlu di ketahui terdakwa Mohammad Syaki, seorang TKI asal Madura harus menjalani sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, setelah pulang dari negara Malaysia. Terdakwa ditangkap petugas Bea dan Cukai Bandara Juanda Surabaya, lantaran kedapatan menyelundupkan narkoba jenis sabu sebanyak 2 kilogram yang dimasukkan ke dalam kopernya.

Menurut keterangan terdakwa sabu-sabu adalah titipan dari teman yang ada di Malaysia, ia tidak mengetahui barang yang dibawa dari Malaysia adalah narkoba. Untuk membawa narkoba tersebut, terdakwa mendapatkan imbalan uang Rp 1,5 juta. (ady)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *