Tokoh Muda NU dan Purnawirawan Polisi Berebut Menjadi Bacaleg dari Partai Demokrat

oleh
Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Surabaya, Dedy Prasetyo.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Meski pendaftaran Bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) dari Partai Demokrat (PD) telah ditutup pada 20 Maret lalu ternyata masih ada saja beberapa tokoh mencoba peruntungan di partai berlambang mercy ini. Tokoh muda NU, bahkan purnawirawan polisi tercatat mengambil formulir di kantor DPC Partai Demokrat Surabaya.

Sekretaris DPC Partai Demokrat Surabaya Dedy Prasetyo mengungkapkan, diantara bacaleg yang mendaftar ada Purnawirawan Polisi Kombespol I Dewa Putu Tirtayasa, mantan Kasubdit Sosbud Intelkam Polda Jatim.

“Yang daftar banyak, bahkan ada Purnawirawan polisi dan tokoh NU yang daftar,” ujar Dedy Prasetyo, Kamis (22/3/2018).

Selain Putu, menurut Dedy, ada dua tokoh muda yang daftar. Mereka adalah Arief tokoh muda NU Kecamatan Tandes dan Syu’eb aktifis NU Kecamatan Sukolilo. Keduanya berminat menjadi bagian dari partai Demokrat.

Dedy menambahkan, setelah penutupan pendaftaran, pihaknya menunggu pengembalian formulir plus perlengkapan pendaftaran. Seperti KTP dan surat dukungan, ijazah dan persyaratan administrasi lainnya. Untuk kelengkapan administrasi ini diberi waktu sampai 2 April.

“Setelah itu kita verifikasi dan validasi, verifikasi nanti ditangani tim penjaringan, mereka dibantu PAC dan rantig akan memverifikasi langsung ke pemilik dukungan, apakah ini asli atau palsu,” ujarnya.

Tidak hanya berhenti disitu, partai Demokrat serius dalam menjaring bacaleg. Calon yang lulus verifikasi akan mengikuti tahapan fit and proper test. Pada tahap ini, tim penjaringan akan melibatkan DPP, akademisi dan pakara komunikasi politik.

“Kita target akhir April sampai awal Mei sudah beres,” jelasnya.

Terpisah, Ketua Bappilu DPC Partai Demokrat Surabaya, Herlina Harsono Njoto mengungkapkan, banyak pendaftar yang mendaftar di partainya. Hingga penutupan, setidaknya ada 57 orang. Jumlah itu gabungan kader dan non kader Demokrat.

“Ada 57 orang yang daftar, setelah itu kita verifikasi,” ujar Herlina singkat. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *