Tolak Tes Urine, Bambang Soesatyo Tutupi Skandal Narkoba di Gedung DPR

oleh
Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo menolak tes urine wakil rakyat.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo secara tegas menolak rencana tes urine pada seluruh wakil rakyat menyusul terkuaknya skandal Narkoba yang menimpa staf Sekretariat DPR RI, Robby Salam. Robby ditangkap Tim Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya atas kepemilikan sabu-sabu.

“Kalau anggota DPR jangan (tes urine). Itu tidak perlu. Karena masing-masing anggota dewan punya sistem pengamanannya sendiri, karena itu menyangkut sistem keamanan diri sendiri dan masa depannya,” kata Bambang Soesatyo di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/2/2018).

Sikap politisi Partai Golkar ini terkesan pasang badan dan menutupi upaya pembongkaran skandal Narkoba di kalangan wakil rakyat. Bambang Soesatyo malah setuju jika tes urine itu hanya dilakukan terhadap anggota Kesekretarian Jenderal DPR.

(Baca Juga: Istri Wakil DPRD Bali Diciduk Polisi, Terlibat Bisnis Narkoba Suaminya)

“Sebetulnya tanpa diusulkan, kepolisian memang sedang merencanakan tes urine untuk seluruh karyawan kesekjenan. Karena diindikasikan tidak hanya satu ini, bahkan ada pejabat di atasnya yang juga diduga mengonsumsi hal itu. Ini buat laporan sementara tapi masih dalam pengembangan penyelidikan, bisa ya, bisa nggak,” kilahnya.

Bambang Soesatyo tak menampik isu skandal Narkoba ini sudah santer terdengar di lingkungan gedung DPR sejak beberapa bulan belakangan.

“Itu bukan suatu hal yang baru yang saya dengar. Karena memang isunya sudah dari dua tiga bulan yang lalu, dari tahun baru. Makanya saya minta kepolisian untuk menyelidiki hal tersebut. Kemudian didapat indikasi-indikasi karena ditangkapnya di luar DPR, bukan di DPR. Kalau ditangkap di DPR, harus lapor DPR dulu dong,” bebernya.

Untuk diketahui, Tim Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya menangkap Robby Salam, staf Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR atas dugaan peredaran narkoba. Polisi menyita 2 plastik klip diduga berisi sabu.

Robby ditangkap di Jl Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Pusat, pada pukul 14.30 WIB. Tertangkapnya Robby berawal dari informasi masyarakat terkait adanya informasi mengenai adanya peredaran narkotika di sekitar Kelurahan Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Tim kemudian melakukan observasi di tempat kejadian perkara (TKP) tersebut pada pukul 14.30 WIB. Selanjutnya tim melakukan penggeledahan terhadap orang tersebut dan ditemukan barang bukti narkoba.(dtc/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *