Tri Rismaharini Terkejut Dengan Hasil Foto Fotografer Surabaya

oleh
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini saat menyaksikan pameran lukisan di Galeri Museum Surabaya (ex Siola), siang tadi (30/5/2016)
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini saat menyaksikan pameran lukisan di Galeri Museum Surabaya (ex Siola), siang tadi (30/5/2016).

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Dalam menyambut Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) tahun 2016, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Bagian Humasmengadakan perhelatan pameran foto dengan tema “Denyut Kehidupan Surabaya”.

Berlokasi di Galeri Museum Surabaya (ex Siola), siang tadi (30/5) sebanyak 80 foto yang diambil dari berbagai wilayah Kota Pahlawan, disajikan secara menarik di galeri yang bersebelahan dengan Museum Surabaya ini.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini merasa terkejut dengan hasil foto yang dipamerkan. Beberapa kali walikota menanyakan lokasi pengambilan gambar kepada Ka. Biro LKBN Antara Akhmad Munir yang turut hadir selama berkeliling meninjau hasil foto.

Walikota juga merasa terbantu dengan komunitas fotografi, selama melakukan presentasi di Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), ia juga memamerkan foto hasil jepretan komunitas.

“Selama persiapan website Prepcom III Un Habitat, kami (pemkot) sudah banyak mengadalkan foto hasil jepretan berbagai komunitas fotografi di Surabaya. Agar fotografi tetap hidup, dan beregenerasi, pemkot bisa memfasilitasi melakukan couching dan pelatihan dengan mendatangkan fotografer berskala Internasional bagi fotografer muda kota surabaya,” tegas Walikota.

Dalam kesempatan tersebut, walikota juga secara simbolis memberikan penghargaan kepada enam fotografer yang ditetapkan sebagai juara utama dan juara harapan lomba foto. Selain itu, walikota juga meminta izin kepada komunitas yang hadir untuk meminjam hasil foto hingga bulan Juli saat PrepCom III UN Habitat digelar.

Rencananya foto-foto tersebut akan terus ter-display di Galeri Museum Surabaya untuk mengenalkan Surabaya melalui fotografi bagi tamu-tamu yang berkunjung di Museum Surabaya. Secara simbolis, diberikan foto karya Ratih Ismiasih dengan Judul “Potensi Wisata Pantai Kenjeran” yang menggambarkan keindahan air mancur menari di Jembatan Kenjeran saat senja tiba.

Sementara Kepala Biro Perum LKBN Antara, Akhmad Munir menjelaskan, pameran yang digelar hari ini menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi seluruh fotografer di Surabaya. Sebanyak 400 peserta turut berpartisipasi memeriahkan gelaran ini.

“Sebelumnya pameran foto selalu diadakan di mal-mal besar, namun kali ini pameran foto diadakan di Galeri Museum Surabaya. Bangunan ini merupakan bangunan bersejarah, harapan saya kedepan semua komunitas fotografi bisa memamerkan karyanya di sini,” imbuh Ahmad Munir.(bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *