Trump Lamar ‘Bankir Terburuk AS’ Wall Street Jadi Menkeu

Presiden AS terpilih 2016-2020 Donald Trump menjilat kritikannya sendiri terhadap Jamie Dimon, bos JPMorgan Chase & Co. Trump yang sebelumnya menyebut Dimon bankir terburuk di AS, kini menawarinya jabatan Menteri Keuangan.

Presiden AS terpilih 2016-2020 Donald Trump menjilat kritikannya sendiri terhadap Jamie Dimon, bos JPMorgan Chase & Co. Trump yang sebelumnya menyebut Dimon bankir terburuk di AS, kini menawarinya jabatan Menteri Keuangan.

GLOBALINDO.CO, WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat terpilih 2016-2020 Donald Trump melamar pemimpin JPMorgan Chase & Co, Jamie Dimon, sebagai Menteri Keuangan. Padahal, Trump secara keras menyebut Dimon adalah bankir terburuk di negeri Paman Sam.

Sejauh ini Dimon belum memberikan jawaban menerima atau menolak tawaran masuk kabinet Trump.Namun dalam beberapa kesmepatan sebelumnya, Dimon mengaku tidak tertarik menjadi menteri.

“Saya akan senang untuk menjadi presiden Amerika Serikat,” kata Dimon kepada Economic Club of Washington pada September lalu.

Namun jika menilik pengalaman masa lalu, agaknya Dimon akan menolak tawaran tersebut karena pernah hatinya pernah dilukai oleh komentar pedas Trump. Sang presiden terpilih pernah menyebut Dimon adalah bankir terburuk di AS dan melontarkan kritik pedas Wall Street serta industri perbankan.

Tak heran jika pada Rabu, Dimon mengirim pesan kepada pegawainya, menyerukan persatuan setelah hasil pemilihan Presiden AS diperdebatkan.

“Hingga Donald Trump sampai ke tempatnya, mereka mengatakan Anda tidak akan pernah melihat seorang pengusaha kaya, yang tidak pernah berkecimpung dalam politik, menjadi Presiden. Saya jelas salah tentang itu,” kata Dimon.

Sementara Juru bicara JPMorgan, Andrew Gray saat dihubungi juga menolak untuk menanggapi tawaran Trump.

Berdasarkan laporan CNBC, jabatan Menkeu yang ditawarkan kepada Dimon itu sudah dibahas dewan penasihat. Dalam pandangan mereka, Dimon adalah sosok pemimpin di Wall Street dan namanya sudah santer beredar masuk kabinet pada pemerintahan terdahulu.

Akan tetapi, lingkaran dekat penasihat Trump, yang mencakup beberapa eksekutif pengelola modal dunia, pemodal dan mantan bankir, memiliki hubungan yang cukup dekat.

Kebencian berlarut-larut terhadap industri keuangan yang mengikuti krisis 2007-2009, membuat peluang Dimon dicalonkan untuk jabatan di pemerintahan pusat kurang menentu. (gbi)