Tujuh Orang Tewas setelah Tenggak Miras Oplosan

Korban miras oplosan terbaring di rumah sakit. (ilustrasi)

Korban miras oplosan terbaring di rumah sakit. (ilustrasi)

GLOBALINDO.CO, PALEMBANG – Minman keras (miras) oplosan kembali menelan korban. Tujuh orang ditemukan tewas setelah menenggak miras oplosan di Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Sebelum meninggal, mereka sempat dirawat di Rumah Sakit Muhammaddiyah Palembang. Nyawa ketujuh orang itu tak tertolong karena menenggak Vodka yang dicampur minuman bersoda.

Pesta miras oplosan itu diikuti sebelas orang saat mereka menghadiri pesta pernikahan di kawasan Lorong Bangsal, Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang, pada Minggu lalu. Setelah berpesta miras, mereka langsung pulang ke rumah.

Namun, sesaat setelah pulang, mereka merasakan reaksi yang begitu hebat, seperti mual-mual dan mata berkunang-kunang. Semua segera dilarikan ke rumah sakit tetapi tujuh di antaranya tak terselamatkan.

Para korban meninggal dunia, yaitu, Robi Setiadi (20 tahun), Septa Riansyah (17 tahun), Heru (29 tahun), Andi (33 tahun), Rusdi (40 tahun), Rio (25 tahun), dan Hendra Saputra (26). Sedangkan korban yang masih dirawat intensif, yaitu Regar Saputra (18 tahun), Alex alias Oweng (60 tahun), Hartono (22 tahun), dan M Rizky.

Evi (40 tahun), ibunda Rizky, menceritakan anaknya itu pulang ke rumah dan minta dikerok karena mengaku masuk angin. Tanpa curiga, dia pun mengeroki Rizky.

“Tapi Senin kemarin anak saya nafasnya sesak dan muntah-muntah terus. Langsung dibawa ke rumah sakit. Saya baru tahu kalau dia minum miras,” ujar Evi saat ditemui di Rumah Sakit Muhammaddiyah Palembang pada Rabu (9/11).

Kepala Kepolisian Sektor Seberang Ulu II, Komisaris Polisi Mulyono, mengaku telah menyita barang bukti miras opolosan yang ditenggak para korban. Polisi masih menyelidiki peredaran miras oplosan di kawasan itu.

“Tindakan razia sebenarnya terus dilakukan, namun masih ada saja yang menjual miras,” kata Mulyono. (vin/gbi)