Turah, Film Made In Tegal Wakili Indonesia di Ajang Piala Oscar 2018

Poster film “Turah” yang mewakili Indonesia dalam ajang Piala Oscar 2018.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Sebuah film yang digarap (made in) di Tegal, Jawa Tengah menjadi wakil Indonesia dalam ajang Piala Oscar 2018. Pemilihan film berjudul “Turah” ini dilakukan setelah panitia komite seleksi bentukan Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI) berembuk.

Meski masih harus menjalani tahap seleksi lagi agar dapat masuk dalam kategori “Best Foreign Language Film Award”, film berbahasa Tegal ini memiliki poin plus yang diyakini lolos bagi para komite seleksi.

“Polanya bertutur dan penggarapannya menarik sekali. Isu yang diangkat dengan tokoh-tokoh yang digunakan di film itu ada tokoh kepala desanya. Buat saya bisa jadi kita punya kondisi yang tidak terelakkan dan terjadi hari ini di Indonesia. Ada orang-orang yang membutuhkan support dan masih perlu banyak dibantu hak-haknya,” kata Reza Rahadian sebagai salah satu komite seleksi, kemarin.

(Baca Juga: Singapura Garap Film Biografi Lukisan Raden Saleh

Film yang baru dirilis sebulan lalu itu mengangkat kisah masyarakat kampung Tirang di Kota Tegal yang tertutup oleh bayang-bayang juragan kaya bernama Darso. Masyarakat kampung Girang selalu dihantui rasa takut dan pesimistis setiap ingin mengalami kemajuan.

Pada akhirnya, dua orang bernama Turah dan Jadag berani untuk melawan rasa takut dan ingin lepas dari kelicikan Darso setelah banyak peristiwa terjadi.

Sebagai sutradara, Wicaksono Wisnu Legowo pun tidak menyangka film yang mulai produksi sejak akhir tahun 2016 ini dikirim untuk mewakili Indonesia ke ajang bergengsi sekelas Oscar.

“Dulu bikin “Turah” dari yang penting jadi, makin ke sini makin banyak apresiasi. Nggak nyangka umurnya bisa sepanjang ini, sudah hampir setahun. Ternyata masih ada yang mengapresiasi ‘Turah’,” kata Wicaksono.

Berkat film ‘Turah’ pun kampung Tirang menjadi semakin terkenal juga dengan kekayaan alamnya.

“Ada beberapa kali orang datang ke kampung Tirang gara-gara film ‘Turah’. Jadi ada suasana baru beberapa kali banyak yang datang. Aku jadi ngerasa bahwa film itu impactnya bisa ke sana,” ungkapnya.(dtc/ziz)

Tags: