Viral!, Pengkroyokan antar Remaja Putri di Lapangan SLG Kediri

oleh

GLOBALINDO.CO, KEDIRI – Video perkelahian tiga remaja putri dengan judul Kekerasan di SLG Kediri yang viral di jejaring sosial Facebook mulai mendapatkan respon dari kepolisian. Polisi masih menunggu laporan resmi dari korban.

“Kami belum mendapat laporan dari korban. Untuk lebih jelasnya bisa konfirmasi langsung ke Kapolsek Gampengrejo atau Sub Sektor Ngasem,” kata Kasubbag Humas Polres Kediri, AKP Setyo Budi, Senin (26/2/2018) pagi.

Hal senada diungkapkan, Iptu Joko, Kanit Reskrim Polsek Gampengrejo, apabila kepolisian masih menunggu laporan dari korban. Kendati demikian, pihaknya tetap melakukan penyelidikan, termasuk mengungkap identitas para remaja putri yang terlibat pertengkaran tersebut. “Kalau kita udah dapat bahan yang cukup akan kami kabari,” tulis Iptu Joko melalui pesan whatsapp-nya.

Belakangan diketahui apabila, remaja putri yang terlibat dalam perkelahian adalah seorang pelajar tingkat SMP di wilayah Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri. Mereka dikenali melalui komentar teman-temannya pada unggahan video di sebuah grup Facebook tersebut.

Diberitakan sebelumnya, sebuah video yang merekam adegan perkelahian antara remaja putri di kawasan Monumen Simpang Lima Gumul (SLG) Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri menjadi viral di jejaring sosial facebook. Video diberi judul Kekerasan di SLG Kediri.

Video diunggah, pada Minggu (25/2/2018) pukul 20.58 WIB. Kini telah dibuka oleh ratusan ribu orang dan mengundang banyak komentar. Didalam video tersebut tampak gadis remaja berusia belasan tahun terlibat perkelahian di tengah lapangan, diantara kerumuman remaja pria.

Mereka adu jotos dan terekam kamera ponsel milik masyarakat setempat. Peristiwa perkelahian ini berlangsung, petang hari, terlihat dari lampu penerangan sepeda motor.

Terekam seorang gadis remaja memakai baju warna hitam kombinasi lengan putih tampak berjalan mundur sempoyongan menerima pukulan dari gadis remaja lainnya yang memakai kaus warna merah. Sesekali sang gadis berbaju hitam menangkis pukulan yang dilontarkan.

Sementara gadis berkaus merah terus menghujami pukulan bertubi-tubi mengenai kepala. Ditengah pertikaian itu, datang gadis lain memakai kaus merah bercelana jeans warna biru dengan rambut pirang menyerang gadis berbaju hitam itu. Keduanya tampak mengeroyok. Memukul dan juga menendang.

Karena kalah jumlah, si gadis berbaju hitam berlari ke arah kerumuman motor untuk menyematkan diri. Sementara para pengendara sepeda motor yang kebanyakan remaja pria terus bersorak. Tetapi tiba-tiba, mereka langsung pergi meninggalkan lokasi dengan menarik gas motornya kencang-kencang.

Peristiwa tersebut terjadi saat anggota Polsek Gampengrejo membubarkan aksi balapan sepeda motor secara liar di wilayah itu. (bj/boy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *