Wah, Ketua DPRD DKI Akui Ikut Pertemuan di Rumah Bos Agung Sedayu

GLOBALINDO, JAKARTA – Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi masih berkilah terlibat kasus suap Rancangan Perturan Daerah (Raperda) Reklamasi Teluk Jakarta. Kendati, ia ikut dalam pertemuan di kediaman Chairman Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma alias Aguan.

Prasetio berdalih, pertemuan tersebut hanya sebagai ajang silaturahim. ”Sebetulnya itu silaturahim, kan tidak masalah,” ujar Prasetio seusai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (3/5).

Prasetio diperiksa selama hampir 10 jam di Gedung KPK. Selama pemeriksaan, politisi PDI Perjuangan ini mengaku ditanya lebih dari 20 pertanyaan oleh penyidik.

Sebelumnya, Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja pernah mengakui adanya pertemuan antara dia, Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, M Sanusi, Wakil Ketua DPRD DKI M Taufik dan Prasetio di kediaman milik Chairman Agung Sedayu Group Aguan, beberapa waktu lalu.

Hal tersebut diungkapkan pengacara Ariesman, Adardam Achyar, seusai mendampingi pemeriksaan Ariesman di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (19/4/). Menurut Adardam, pertemuan itu terjadi secara kebetulan, tanpa direncanakan sebelumnya.

Bukan hanya itu, menurut keterangan Ariesman, pertemuan itu tidak secara spesifik membahas mengenai rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang Reklamasi di Pantai Utara Jakarta.

Sebelumnya, kuasa hukum Sanusi, Irsan Gusfrianto mengatakan, sempat terjadi pertemuan antara Sanusi, Taufik, dan Ariesman dengan Chairman Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma alias Aguan.

Pertemuan tersebut dilakukan di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, awal Januari 2016. Dalam pertemuan itu, kata Irsan, hanya dijelaskan bahwa pembahasan Raperda tentang Reklamasi membutuhkan waktu sekitar 1,5 bulan. (kc/gbi)