Wakil Direktur Lotte Group, Lee In Won Gantung Diri Gara-gara Dituding Korupsi

lotte group gantung diriGLOBALINDO.CO, SEOUL – Wakil Direktur Lotte Group, Lee In Won ditemukan tewas gantung diri di sebuah pohon dekat jalur pendakian di sebelah timur Kota Yangpyeong. Aksi bunuh diri Lee ini dihubungkan dengan penyelidikan kasus korupsi terhadap perusahaan terbesar kelima di Korsel itu. Demikian seperti dilansir AFP, Jumat (26/8/2016).

Lee meninggalkan empat halaman surat yang merupakan pesan bunuh diri di dalam mobilnya. Isi surat itu berisi pernyataan kesetiaan Lee pada Direktur Lotte Group Shin Dong Bin serta bantahan terhadap tudingan perusahaan itu sengaja menghindari sejumlah besar pajak dan menciptakan slush fund, yakni dana cadangan untuk tujuan aktivitas gelap, termasuk uang suap politik.

Lee menjadi tersangka kunci dalam dugaan pengemplangan pajak senilai ratusan juta dolar AS.

Penyelidikan resmi terhadap jaringan retail dan hotel itu semakin meluas sejak Juni lalu ketika jaksa menggeledah 15 kantor anak perusahaan Lotte Group. Jaksa kemudian memanggil sejumlah pejabat eksekutif perusahaan itu, untuk dimintai keterangan.

Di Korsel, bukan hal langka bagi tokoh pejabat tinggi untuk melakukan bunuh diri ketika menjadi fokus penyelidikan pidana atau korupsi.

Tahun 2003 lalu, Chung Mong Hun yang saat itu menjabat orang nomor dunia pada Hyundai Group, bunuh diri dengan melompat dari gedung kantornya. Aksi itu dilakukan setelah Chung diinterogasi polisi atas tuduhan transfer rahasia dana sebesar US$ 500 juta kepada Korea Utara demi mengamankan kesepakatan bisnis.

Setahun kemudian, seorang pejabat eksekutif kelompok bisnis ternama Korsel, Daewoo, Nam Sang Guk bunuh diri dengan melompat dari jembatan ke Sungai Han di Seoul, setelah diinterogasi soal tuduhan korupsi.

Pada tahun 2015, pengusaha Korsel, Sung Wan Jong tewas gantung diri dengan meninggalkan surat berisi pengakuan dirinya pernah memberikan suap pada pejabat elite, termasuk mantan Perdana Menteri Lee Wan Woo.(dtc/ziz)